Tribun Metro

Cekcok Mulut Antar Dua Kelompok Pelajar SMA di Kota Metro Berujung Penikaman. Pelaku Kabur!

Diduga karena cekcok mulut, dua kelompok siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Metro saling tikam, Senin (22/7/2019) malam.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Teguh Prasetyo
TribunLampung/Indra Simanjuntak/HO
Korban penusukan menjalani perawatan di RSUD Kota Metro 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Diduga karena cekcok mulut, dua kelompok siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Metro saling tikam, Senin (22/7/2019) malam.

Akibatnya, dua pelajar harus dilarikan ke rumah sakit karena luka tusukan senjata tajam.

Kedua korban adalah AJ (17) dan RPP (16) yang harus menjalani perawatan intensif di RSUD Ahmad Yani Metro akibat sejumlah luka tusukan di bagian tubuhnya.

Kasat Reskrim Ajun Komisaris Gigih Andri Putranto mengatakan, cek cok pelajar berujung tusukan senjata tajam tersebut terjadi pada Senin malam sekira pukul 21.00 WIB di depan komplek Rusunawa Iringmulyo.

"Iya, tadi malam telah terjadi keributan antar pelajar sekolah di depan Rusunawa Jalan KH Dewantara, Metro Timur. Ada dua korban karena keributan tersebut dan saat ini keduanya masih menjalani perawatan," imbuhnya, Selasa (23/7/2019).

Dijelaskannya, kejadian berawal saat Senin sekitar pukul 10.00 WIB, rekan korban berinisial R dan G yang merupakan pelajar kelas 12 salah satu sekolah di Metro, terlibat cek cok mulut di sekolah.

Kemudian, kedua pelajar yang terlibat cekcok tersebut saling membawa kelompok sebelum akhirnya bertikai.

"Nah, G ini mengajak R melalui chat WhatsApp untuk bertemu di depan Rusunawa Metro untuk berdamai," imbuhnya.

Kemenpora Ingin Cetak Kader 1.000 Pemuda Anti Tawuran

Namun sekira pukul 21.00 WIB pada saat R bersama dengan teman-temannya sampai di Rusunawa, G yang juga bersama temannya berjumlah sekitar enam orang langsung menyerang R dan rekannya menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut terdapat dua rekan R yang menderita luka tikam akibat senjata tajam pada bagian perut, kaki, dan tangan.

Pelaku Kabur

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Metro memburu sejumlah terduga pelaku yang melakukan penusukan terhadap korban AJ dan RPP.

Kasat Reskrim Ajun Komisaris Gigih Andri Putranto, terduga pelaku melarikan diri selepas melakukan aksinya.

Namun, pihaknya telah mengantongi identitas dan meminta para pelaku untuk segera menyerahkan diri ke pihak berwajib.

"Saat ini, Tekab 308 Polres Metro masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," imbuhnya seraya menjelaskan barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu bilah badik, satu sandal warna hijau yang berlumuran darah, lima unit handphone berbagai merk dan lima sepeda motor.

(tribunlampung.co.id/indra simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved