Kolom Jurnalis

Bermula dari BBM, 200 Cewek Ditipu

HERI, marketing perusahaan rokok Djarum, punya kebiasaan baru saat bangun tidur.

Bermula dari BBM, 200 Cewek Ditipu
ist
HERI, seorang marketing perusahaan rokok Djarum, punya kebiasaan baru saat bangun tidur. Kalau biasanya ia langsung mandi, tapi kini ia langsung meraih Blackberry di atas mejanya dan meng-update status BlackBerry Messenger: "Mandi Dulu Ah", tulisnya.

Ya, smartphone (ponsel pintar) bernama BlackBerry memang merubah kebiasaan hidup  kita. BlackBerry  telah menjadi bagian hidup masyarakat kita. Konon pengguna BlackBerry di Indonesia diperkirakan mencapai 2,3 juta dan sebagian besar adalah anak muda.

BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Lalu masuk  ke Indonesia pada pertengahan Desember 2004.

Produk yang menjadi andalan utama dan membuat BlackBerry digemari di pasar adalah surat-e gegas (push e-mail). Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) "didorong" masuk ke dalam BlackBerry secara otomatis.

Kelebihan lainnya adalah kemampuan BlackBerry yang dapat menampung e-mail hingga puluhan ribu tanpa ada risiko hang, asalkan masih ada memori tersisa.

BlackBerry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger, namun dilakukan melalui jaringan BlackBerry dengan memasukan nomor identitas, dan inilah yang disebut Blackberry Messenger (BBM).

Sayang, oleh sebagian orang  fasilitas BBM ini malah disalah gunakan.  Misbakhul adalah salah satu contohnya. Melalui BBM  ia menipu 200 cewek  dengan janji dipekerjakan Misbakhul sebagai sales promotions girl (SPG) produk minuman asal Jepang. Beruntung aksinya tercium oleh polisi Surabaya. Dan akhirnya ia bisa dibekuk.

Kasus yang terbaru adalah seorang ABG putri asal Batam dicabulinya tiga kali di hotel.  Aib yang menimpa ABG ini berawal dari perkenalannya dengan tersangka  melalui jejaringgan BlackBerry Messenger (BBM). Dari perkenalan tersebut korban diajak bertemu di Hotel Bali. Termakan bujuk rayu pelaku, akhirnya korban menerima cinta pelaku.

Namun setelah menerima cinta pelaku, saat itu juga pelaku mengajak korban berhubungan intim layaknya orang suami istri sebanyak tiga kali.

Jadi, bagi Anda, khusus anak muda, berhati-hatilah dengan fasilitas BlackBerry Messenger (BBM). Di satu sisi fasilitas ini memang mempermudah kita untuk berkomunikasi dengan siapa saja, tetapi di sisi lain juga bisa disalahgunakan oleh orang yang ingin mencari keuntungan. Waspadalah! (*)

Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved