Ikut Rekam Jejak Orangtua

Semangat mencerdaskan anak bangsa lewat sistem pendidikan modern sudah menjadi impian Shita Dharmasari

Editor: soni
Semangat mencerdaskan anak bangsa lewat sistem pendidikan modern sudah menjadi impian Shita Dharmasari sejak belia. Hal ini diwujudkannya dengan berbagai aktivitas dan pendidikan yang digelutinya kala itu, hingga akhirnya ia mengabdikan diri sebagai dosen pada salah satu kampus swasta di Bandar Lampung.

Aktivitas ini tidak lepas dari peran orangtua, yang turut serta memotivasi dan menginspirasinya untuk terjun di dunia pendidikan. Di mana latar belakang sang ayah merupakan seorang dosen, juga si Ibu yang tercatat sebagai guru. Meski demikian, kedua orang tuanya memberi kebebasan kepadanya untuk memilih bidang pekerjaan dan profesi yang akan di gelutinya.

”Keinginan untuk terjun sebagai akademisi memang sudah menjadi tekad sejak masih kecil dulu. Hal ini terinspirasi dari sosok orangtua, yang memang telah puluhan tahun berkecimpung pada bidang ini.

Meski saya diberi kebebasan, untuk memilih bidang pekerjaan. Namun ketertarikan ini lebih kepada hati dan panggilan jiwa, untuk mengabdikan diri di bidang akademis. Sebab prinsipnya, sebagai khalifah Allah SWT di muka bumi, aktivitas ini sudah merupakan kewajiban setiap umat manusia,” ujar Ketua Yayasan Lazuardi Haura.

Ibu yang akrab disapa Shita ini mengungkapkan, secara luas esensi guru bukan hanya bergerak pada bidang akademis formal semata. Lebih dari itu, setiap orang mampu menjadi guru di bidang apapun. Intinya, guru adalah sosok individu yang mampu bermanfaat di lingkungan sosial, tanpa membatasi profesi dan latar belakang sosialnya.

Memang diakuinya, menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan mudah. Sebab, dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan dalam menjalaninya. Pun demikian, sosok ini mampu menjadi inpirasi dan motivator sejati bagi sesamanya. Jadi, sejatinya sosok guru secara umum memiliki esensi mampu mengubah orang lain menjadi lebih baik dari sebelumnya.

”Intinya guru adalah sosok inpirasi dan motivator sejati. Peran ini dapat dilakoni siapa saja, mulai dari pemimpin negara hingga kepala rumah tangga, termasuk siswa di sekolah mampu menjadi guru bagi lingkungan dan sesamanya. Oleh sebab itu, marilah kita berusaha menjadi sosok yang baik dan berupaya untuk merubah lingkungan sosial kita menjadi lebih baik lagi,” ajaknya.(ferika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved