Kolom Jurnalis

Si Seksi Shakira dan Barack Obama

PRESIDEN Amerika Serikat Barack Obama belum lama ini menunjuk bintang seksi asal Kolombia, Shakira menjadi salah satu anggota

Si Seksi Shakira dan Barack Obama
ist
Shakira
PRESIDEN Amerika Serikat Barack Obama  belum lama ini menunjuk bintang seksi asal Kolombia, Shakira menjadi salah satu anggota Komisi Penasihat Pendidikan untuk Masyarakat Hispanik, dan Shakira secara resmi menerima jabatan tersebut dalam upacara di Gedung Putih pada 6 Oktober lalu.

Shakira memang sudah sejak lama terlibat dengan isu-isu pendidikan di tanah kelahirannya melalui Yayasan Barefoot yang dikelolanya. Shakira juga yakin bahwa semua akan setuju dengannya bahwa ras dan etnik seharusnya tidak menghalangi kesuksesan setiap anak.

Penunjukkan Shakira oleh Obama sebagai  salah satu anggota Komisi Penasihat Pendidikan untuk Masyarakat Hispanik, tentu saja menarik untuk dicermati. Pastinya Obama punya agenda besar di balik kebijakan ini. Apalagi para pakar kependudukan memperkirakan  kaum minoritas Hispanik berkembang dengan pesat.

Biro Sensus Amerika mengatakan kelompok yang sekarang minoritas tersebut akan menjadi mayoritas pada tahun 2050.Warga Hispanik tak pelak lagi adalah kelompok etnis yang paling cepat pertumbuhannya di Amerika.

Tentu sangat wajar kalau kemudian Obama melakukan kunjungan resmi ke Puerto Riko untuk menarik simpati pemilih kaum Hispanik di kepulauan itu pada pemilihan presiden 2012. Kunjungan Obama itu merupakan kunjungan pertama presiden AS dalam kurun 50 tahun.

Obama mendukung keputusan warga Puerto Riko mengenai status pulau yang menjadi teritori AS itu. Bagi Obama, warga Puerto Riko telah menjadi blok pemilih penting di Negara Bagian Florida.

Kaum Hispanik telah membantu Obama untuk mengimbangi orang-orang keturunan Kuba yang mendukung calon presiden dari partai Republik dalam pemilu presiden pada 2008. Dia kembali membutuhkan dukungan warga Hispanik agar bisa melanjutkan kekuasaannya untuk periode kedua.

Sekitar 4,6 juta warga Puerto Riko menetap di AS. Mereka memiliki hak suara memilih calon presiden. Jumlah itu melebihi jumlah warga Puerto Riko yang tinggal di negara mereka sendiri, yakni lebih dari 5,9 juta. Mereka ini hanya berhak memberikan suara pada pemilu presiden AS tahap awal.

Nah, dengan penunjukkan bintang seksi Shakira sebagai salah Komisi Penasihat Pendidikan untuk Masyarakat Hispanik, mampukah kemudian Obama mendulang kemenangan lagi pada pemilu presiden 2012 mendatang. Bagi Obama ini tentu tidak mudah. Pasalnya, Willard Mitt Romney, mantan Gubernur Massachusettes, Amerika Serikat (AS) tahun 2003-2007 ini, membuat gebrakan dengan mengumumkan pencalonannya sebagai bakal calon Presiden AS dari Partai Republik 12 April 2011 lalu.

Dengan slogan: Believe in America, lelaki dengan kekayaan sekitar US$ 250 juta ini, siap menjadi penantang kuat Presiden AS Barack Obama.

Dalam video pernyataan pencalonan dirinya yang ditayangkan di Youtube, Romney menuduh pemerintahan Obama tidak becus mengurus ekonomi AS. Sebanyak 30% penduduk Amerika kini menjadi pengangguran. Padahal, Amerika terkenal sebagai negara yang paling kreatif dan produktif di dunia. Karena itu, ia merasa harus mencalonkan diri.

Dengan demikian, tentu Obama harus bekerja lebih keras. Obama  tentu tidak bisa hanya mengandalkan kampanye menggunakan kekuatan jejaring sosial seperti facebook, twitter dan web pribadi, yang terbukti efektif saat ia memenangi pemilihan presiden tahun 2008 . Obama mesti menerapkan sistem kampanye yang lebih canggih lagi dalam kampanye pencalonan kembali dirinya pada 2012.

Selain itu, Obama mesti pintar-pintar mencari donatur untuk menyokongnya masuk kembali ke Gedung Putih. Kalau ini tidak dilakukan. Maka kerja keras Obama dan tim kampayenya akan sia-sia saja. (*)

Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved