Kolom Jurnalis

Sang Diktator Putin Cemas akan Digulingkan?

TEWASNYA sang diktator Libia Muammar Qaddafi dengan cara sadis beberapa hari yang lalu, merupakan pertanda buruk bagi diktator-

Sang Diktator Putin Cemas akan Digulingkan?
ILUSTRASI
TEWASNYA sang diktator Libia Muammar Qaddafi dengan cara sadis beberapa hari yang lalu, merupakan pertanda buruk bagi diktator-diktator lainnya yang hingga kini masih berkuasa.

John McCain, Senator Amerika Serikat (AS) dan calon presiden pada Pemilu 2008, menyindir Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin dan diktator lainnya merasa cemas setelah kematian Muammar Qaddafi.

Putin merupakan mantan perwira KGB yang telah berkuasa sejak tahun 2000, dan kini memutuskan untuk maju dalam pemilihan presiden Rusia mendatang. Ini tentu akan membuat ia memimpin Rusia terlama sejak diktator Soviet Josef Stalin.

Prof Kotkin, profesor sejarah dari Princeton University mengatakan bahwa Rusia bukan negara demokrasi atau diktator. Rusia, seperti sebagian besar negara di dunia, memiliki sistem otoriter bobrok dengan beberapa jebakan demokrasi. Rusia tidak dalam masa transisi ke arah manapun.

Kotkin kemudian menyatakan bahwa sistem politik Rusia tidak memiliki fungsi partai politik. Sebaliknya ia memiliki sistem yang sangat personalistik. Untuk menegaskan kontrol atas operasi lembaga-lembaga negara pusat dan perusahaan milik negara, Putin berusaha untuk menunjuk orang-orang yang setia kepadanya.

Lebih lengkap di sini 

Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved