Marcopolo Masih Miliki Konsumen Setia

DI tahun 1990-an, nama Hotel Marcopolo menjadi jaminan kemewahan hotel berkelas di Lampung.

Marcopolo Masih Miliki Konsumen Setia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/ANASTASIA
Managing Director Hotel Marcopolo Candra Bernard S Rambe
DI tahun 1990-an, nama Hotel Marcopolo menjadi jaminan kemewahan hotel berkelas di Lampung. Masa itu, kemasyuran Hotel Marcopolo tak berbeda dengan sang pemilik nama yang tenar di seantero dunia itu.

Seiring bertambahnya tahun dan bermunculan pesaing-pesaing baru, nama Marcopolo semakin tenggelam. Dengan desain gedung lebih modern dan berbagai variasi fasilitas, hotel-hotel baru cenderung menjadi pilihan pelaku bisnis sebagai tempat pertemuan atau perhelatan acara mereka.

TRIBUNLAMPUNG.co.id berkesempatan mewawancarai Managing Director sekaligus pewaris bisnis Hotel Marcopolo Candra Bernard S Rambe. Pria berketurunan Sumatera Utara ini merupakan cucung Jansen Rambe, pendiri jejaring Hotel Marcopolo, generasi ketiga setelah Johanes Rambe (putra dari Jansen) yang "memensiunkan" diri.

Saat ditemui di sela-sela kesibukan, Candra bersedia membagi sedikit kisah tentang dirinya serta strategi bertahan Marcopolo di tengah persaingan saat ini. Terlebih dengan tawaran panorama semenanjung "Lampung" yang lebih luas dan lengkapnya fasilitas olahraga, membuat dirinya yakin tawaran ini masih menjadi nilai jual hotel.

Candra menyatakan bahwa segudang rencana sudah ia siapkan, termasuk pembenahan bangunan dan renovasi kamar. Lahan-lahan kosong juga akan dimaksimalkan menjadi tempat "kongkow" anak muda atau para eksekutif muda. Resto yang ada saat ini akan dibuat bertingkat dengan desain lebih mewah dan berkelas.

"Kamar juga kami tambah sekitar 150-an lagi," ujarnya saat diwawancara di resto Marcopolo, Jumat (18/12/2011).

Diungkapkan Chandra dirinya paham benar, keberadaan hotel-hotel di Bandar Lampung saat ini memang tidak bisa dianggap sepele, dengan terobosan pelayanan menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat Lampung yang gaya hidupnya mulai semakin modern.

Pria lulusan Teknik Industri dan Sistem Informasi Bina Nusantara ini menuturkan, sebagai generasi muda, dirinya ingin memberi sentuhan gaya kepemimpinan sendiri, meski tak menolak saran dari sang ayah. Namun, Candra menjamin ada perubahan manajemen di hotel yang berdiri sejak tahun 1980 ini.

Chandra tidak main-main saat memutuskan mengganti kedudukan sang ayah, demi mengetahui bagaimana rasanya menjadi buruh, dirinya bekerja karyawan terlebih dahulu di sebuah perusahaan konsultan PT SRA di Jakarta.

Padahal jika menilik cerita, pria kelahiran Jakarta 1984 lalu ini, sejak kecil memang telah mengetahui akan memegang kendali perusahaan. "Saya pengen tahu, bagaimana rasanya disuruh-suruh dan bekerja dengan atasan, sehingga menjadi gambaran saya kala memperlakukan karyawan," ungkap pria single ini.

Candra mengakui perubahan tidak bisa semerta-merta diketahui masyarakat luas secara cepat, membutuhkan waktu tidak sedikit. Namun, pria yang memegang posisi sebagai Managing Director Hotel Marcopolo mulai 2009 akhir ini, percaya sebagai hotel bintang pertama di Lampung, Marcopolo masih memiliki konsumen setia. (anastasia)


  • Biofile
  • Nama: Candra Bernard S Rambe
  • TTL: Jakarta, 31 Januari 1984
  • Ayah: Johanes Rambe
  • Ibu: Bernita Pane
  • Pendidikan
  • SD-SMA: Ora Et Labora
  • S1 Teknis Industri Bina Nusantara
  • S1 Sistem Informasi Bina Nusantara
  • Profesi: Managing Director Hotel Marcopolo


Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved