Institut Teknologi Dibangun di Sukarame, Bandar Lampung

Kabar gembira bagi masyarakat Lampung. Para pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi, tak perlu jauh-jauh

Institut Teknologi Dibangun di Sukarame, Bandar Lampung
net
peta bandar lampung
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kabar gembira bagi masyarakat Lampung. Para pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi, tak perlu jauh-jauh lagi kuliah di Bandung (ITB) atau Surabaya (ITS). Pemerintah pusat telah memilih Lampung sebagai lokasi berdirinya institut teknologi berskala nasional.

Sekretaris Provinsi Lampung Berlian Tihang mengatakan, pemerintah pusat sudah menyetujui, institut teknologi tersebut nantinya berlokasi di bekas lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII di Sukarame, Bandar Lampung.

"Alhamdulillah, disetujui di Lampung (lokasi institut teknologi). Maret 2013 nanti mulai dibangun di antara perumahan Korpri dan samping lapangan golf Sukarame eks PTPN yang sekarang sudah ditebang pohon karetnya," ujarnya kepada wartawan, Senin (26/3/2012).

Pembangunan baru dimulai tahun 2013 karena akan didahului proses tender dengan total dana Rp 12 triliun yang bersumber dari APBN. Berlian mengatakan, pihaknya berencana membebaskan lahan seluas 350 hektare. Namun, sejauh ini baru 150 hektare yang sudah dibebaskan. "Tanahnya sudah milik pemprov, sudah dibebaskan," ujarnya.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana membangun dua institut teknologi, masing-masing di Sumatera dan Kalimantan. Kedua institut itu akan serupa dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Pembangunan institut teknologi di luar Jawa bertujuan untuk mempermudah akses pelajar yang ingin belajar ilmu teknik tetapi tinggal di luar Pulau Jawa. Meski pendanaan bersumber dari APBN, namun pemerintah pusat tetap meminta pemprov setempat menyiapkan lahan dan penelitian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) oleh Badan Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPPLH).

Menurut berlian, bekas lahan PTPN dipilih sebagai lokasi pembangunan karena lingkungannya sudah relatif tertata dengan baik dan jarang mengalami banjir. "Wilayahnya sudah tertata dan lingkungannya tidak begitu crowded dan jarang banjir," ujarnya.

Pembangunan diperkirakan akan memakan waktu paling lama tiga tahun sejak 2013. Berlian menambahkan, institut teknologi yang direncanakan bernama Institut Teknologi Lampung ini pada awalnya akan menjadi cabang ITB.

"Awalnya cabang ITB, tapi biasanya dalam waktu 2-3 tahun dilepas sendiri," ujarnya.

Lampung dipilih sebagai lokasi karena letaknya yang strategis di antara Pulau Jawa dan Sumatera.

"Yang pasti, karena posisi Lampung strategis baik untuk siswa dari Pulau Jawa, begitu pula dari Sumatera," kata Berlian. "Contohnya Universitas Malahayati, mahasiswanya justru banyak dari luar daerah seperti Bandung, Aceh, Jambi, Sumsel, daripada Lampung sendiri," ujarnya.(oktavia/tribunlampung cetak)

Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved