Ambil Overture Inspirasi Musik di Zaman Kekaisaran Jepang

Agung menyatakan sengaja mengambil Overture sebagai nama grup musiknya, sebutan ini terinspirasi dari nama sebutan musik

Editor: soni
1 foto
Agung menyatakan sengaja mengambil Overture sebagai nama grup musiknya, sebutan ini terinspirasi dari nama sebutan musik pembuka di jaman kekaisaran Jepang. Selain juga, nama ini diambil dari sebuah judul lagu grup band Dream Theatre, yang menjadi kiblat dari band indie ini. Dasar filosofisnya, bermakna kesatuan tujuan para personil untuk bisa berkiprah lebih baik dan dicintai seluruh kalangan penikmat musik.

Termasuk di dalamnya, keberadaan para personil yang memiliki karakter dan ciri berbeda. Namun dengan perbedaan ini bukanlah menjadi hambatan, justru kemudian menjadi tatanan apik untuk menghasilkan warna musik dan lirik yang berpadu sempurna dan mampu membuat nyaman para personil dan para penikmat jenis musik ini.

"Secara teknis, konsep musik yang di hadirkan lebih kepada easy listening, santai dan simpel. Harapannya melalui konsep ini, mampu di terima dan memenuhi kebutuhan pasar musik Indonesia dan dunia. Sebagai salah satu cirri khas, setiap aksi panggung kami selalu menggunakan sepatu boot, jaket dan selalu memakai rompi" ujar vokalis Overture ini.

Dalam hal promosi, lanjut Agung, sejauh ini Overture menggunakan beberapa media jejaring social. Seperti halnya facebook, reverbnation dan melalui promo festival juga radio. Disamping memiliki target label, band ini lebih mementingkan kualitas karya yang dihasilkannya. Dari  genre sejenisnya, overture memiliki cirri khusus, utamanya pada kolaborasi apik keyboard dan lead gitar.(ferika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved