Aktor Lapangan Magnet Sepak Bola Jadi Populer

euphoria pada berbagai perhelatan sepakbola merupakan hal yang normal dan wajar dalam sebuah gejala sosial.

Tayang:
Editor: soni
NEWS ANALYSIS
Bartoven Vivit
Dosen Sosiologi UNILA

Bartoven Vivit berpendapat, bahwa euphoria pada berbagai perhelatan sepakbola merupakan hal yang normal dan wajar dalam sebuah gejala sosial. Di mana dalam sistem konstruksi sosial, hal ini terbangun menjadi sebuah kebudayaan dan merupakan kebiasaan dalam dinamika perubahan masyarakat.

Memandang fenomena sepakbola, yang tidak hanya identik dengan kaum pria. Vivit menjelaskan, olahraga popular ini tidak dipungkiri sedikit banyaknya terpengaruh dari perjuangan emansipasi dan gender. Apalagi, pada prinsipnya dunia sepakbola tidak membatasi usia, jenis kelamin dan stara social di masyarakat.

Menurutnya, di era modern saat ini perkembangan pesat tekonologi informasi cukup signifikan membawa pengaruh nyata pada perkembangan olahraga satu ini. Terlebih fasilitas yang menyajikan informasi, tontonan dan referensi ini tanpa batas, sehingga banyak yang dapat mengaksesnya secara update.

Bukan hanya itu, magnet kuat yang ditonjolkan dari para aktor lapangan hijau, turut mempopulerkan olahraga ini. Mulai dari ketampanan sang pemain, skill, performa, hingga lifestyle dari para atlet sepakbola ini. Sehingga menjadi hal wajar, ketika sejumlah aksi aktor lapangan hijau ini mampu membius mata kaum hawa.

Atmosper dunia sepakbola, khususnya di Eropa tidak hanya menjadi daya tarik untuk disaksikan. Bahkan, tidak sedikit kaum wanita di berbagai belahan Negara sengaja membentuk klub sepakbola beranggotakan wanita. Meski prestasinya belum bisa dibandingkan dengan kaum pria, tapi kesebelasan ini menunjukkan sebuah dinamika sosial.

Vivit mengungkapkan, filosofi positif dari game ini, menyiratkan sebuah kebanggaan, emosional, semangat, keyakinan, kepercayaan diri, dan persatuan. Ini tidak berlebihan, sebab nyatanya olahraga ini mampu menyatukan semangat seluruh unsur masyarakat dalam suatu negara, termasuk juga di dalam negeri.

Bahkan dari sisi emosional tidak jarang akibat olahraga ini, mengakibatkan kerusuhan. Oleh karenanya, filosofi positif dari olahraga ini wajib dipegang teguh oleh semua pihak dan dipandang dari sisi manfaat, bukan sebaliknya. Terlepas dari hal itu, sepakbola memiliki keunikan tersendiri, yakni dapat bertahan hingga ratusan tahun dan terus menyedot perhatian ratusan juta pasang mata dunia.  

Vivit mengatakan, banyak factor membuat olahraga ini popular. Di antaranya, sepakbola merupakan seni permainan yang tidak mahal (ekslusif), simple, dan dapat dimainkan dengan situasi dan kondisi apapun. (ferika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved