Citizen Reporter
Sisca: Duka Jakarta, Duka Kami
Agenda Pemilihan Putri Indonesia tahun 2013 diselimuti dengan suasana duka. Jakarta
Untuk itu, kontestan Putri Indonesia dikesempatan tersebut berupaya berbagi dengan sedikit membantu beban penderitaan. Khususnya mereka yang berada di pengungsian, dan meninggalkan rumah mereka.
Bantuan yang diberikan diantaranya berupa beras, mie instan, makanan bayi, selimut dan masih banyak lagi. Meski jumlahnya tidak seberapa, kegiatan ini ingin menunjukkan bahwa duka masyarakat Jakarta menjadi duka bagi kami, juga masyarakat Indonesia.
"Semoga masyarakat tidak melihat dari jumlahnya (bantuan), tapi niat ikhlas kami berbagi. Karena ini bukan duka Jakarta saja, tapi juga duka kami," tutur Sisca Indah Pratiwi seperti diutarakan pada tribunlampung.co.id, Selasa (22/1/2013).
Usai mengikuti kegiatan berbagi bersama korban banjir Jakarta, finalis Putri Indonesia menlanjutkan aktifitas dengan technical meeting. Disini peserta akan diberikan mengenai tata tertib selama karantina.
Setelah itu kemudian lanjut loading tas dan segala perlengkapan yang dibawa peserta, menuju kamar yang telah dibagi oleh panitia. "Lepas loading, baru kita ada waktu untuk bisa mengenal lebih jauh peserta lain dari luar daerah," urainya.
Seperti diketahui, sebelum jalani malam grand final, 38 kontestan putri Indonesia tahun 2013 menjalani masa karantina. Untuk tahun ini, karantina para putri seluruh Indonesia dipusatkan di Hotel Sahid Jakarta sejak tanggal 21-31 Januari.
Sedangkan untuk malam penganugrahan (grand final) akan di adakan di Jakarta Convention Centre (JCC) pada tanggal 1 Februari. Acara ini akan ditayangkan secara langsung di oleh Indosiar pada pukul 7 malam. (Heru Prasetyo)