Mudik Lebaran 2013
2.500 Kendaraan per Jam Lintasi Jalinteng
Tiga hari menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah arus mudik di Lampung Tengah masih dipadati pemudik.
Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tiga hari menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah arus mudik di Lampung Tengah masih dipadati pemudik. Tercatat, sekitar 2.500 per jam kendaraan melintasi jalan lintas tengah (jalinteng).
Hasil pemantauan Tribun Lampung, arus kendaraan yang melintasi jalinteng didominasi kendaraan-kendaraan (roda dua, empat, dan bus) yang berasal dari arah selatan (Bakauheni) menuju Tulang Bawang dan Kota Bumi.
Padatnya kendaraan pemudik yang melintasi wilayah Jurai Siwo, khususnya sepanjang Jalan Gunung Sugih hingga Terbanggi Besar menimbulkan tingkat kemacetan yang cukup tinggi. Antrean mobil dan motor terpantau hanya berjalan merayap sepanjang satu hingga dua kilometer.
Hal ini disebabkan bahu jalan yang menyempit sehingga terjadi penyempitan jalur (bottle neck). Seperti di perempatan Bandar Jaya Plaza, Yukum Jaya, Jembatan Way Tipo, dan Jembatan Way Seputih.
"Puncak arus mudik sabtu dan minggu kemarin. Itu sekitar 2.500 kendaraan tercatat tim pemantau Pos Bandar Jaya. Hari ini juga masih cukup banyak pemudik yang melintas," ujar Iptu Roy Tambunan, Kanit Patroli Polres Lampung Tengah, Senin (5/8/2013).
Menurutnya, ada beberapa titik kemacetan karena adanya penyempitan jalur. Di antaranya di depan Bandar Jaya Plaza dan pertigaan Terbanggi Besar tepat pertemuan jalur dari arah Kotabumi dan Tulang Bawang.
Namun demikian, Roy mengaku, polisi memberlakukan sistem buka tutup untuk mengantisipasi kemacetan. "Kalau tingkat kepadatan cukup tinggi, sebagian kendaraan itu kita alihkan lewat jalur alternatif," imbuhnya.(indra)