Harga Tempe Normal Tapi Ukuran Diperkecil
Ia mengakui, ukuran tempe lebih kecil dibanding yang dijualnya minggu lalu.
Laporan Wartawan Tribun Lampung Martin L Tobing
TRIBUNLAMPUNG.co.id-Harga tempe di beberapa pasar tradisional Bandar Lampung tetap normal. Kendati harga normal, berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id, ukuran tempe yang beredar sedikit lebih kecil dibanding biasanya.
Hanafi, pedagang Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, menyatakan ia menjual tempe bedasarkan ukuran kecil Rp 2.000 per lonjor dan besar Rp 3.000 per lonjor. Ia mengakui, ukuran tempe lebih kecil dibanding yang dijualnya minggu lalu.
Alasannya, pabrikan yang memproduksi tempe merubah ukuran menjadi lebih kecil. Hanafi pun mau tak mau tetap berjualan tempe dan memilih tidak menaikkan harga.
"Nggak dinaikin (harga) masyarakat yang biasa beli tempe komplain karena ukuran lebih kecil dibanding minggu lalu. Tapi mau gimana lagi, saya terima pasokan ukuran dikurangi," ujarnya, Selasa (27/8/2013).
Kisaran harga tempe Rp 2.500- Rp 3.000 juga ditetapkan pedagang di Pasar Smep. Ahmad Mahfud, pedagang tempe Pasar Smep, menyampaikan, tempe ukuran besar ia jual Rp 3.000 per lonjong dan ukuran kecil Rp 2.500.
Ia tak menampik, ukuran tempe lebih kecil dapat dengan mudah diketahui dari plastik pembungkus tempe. Biasanya ukuran panjangnya 8,5 centimeter (cm), kini dikurangi menjadi 8 cm. "Ukuran dikurangi sedikit untuk hemat proses pembuatan tempe karena harga kedelai naik," tutur Mahfud.