Lempari Tentara Sedang Olahraga Pelajar SMK Digelandang Polisi

Tiga pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 34, Jakarta Pusat diamankan ke Mapolsek Matraman

Editor: soni

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Tiga pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 34, Jakarta Pusat diamankan ke Mapolsek Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/12/2013). Mereka diduga melakukan pelemparan terhadap anggota TNI tak jauh dari Kompleks Berlan, Matraman, Jakara Timur.

Kanit Reskrim Polsek Matraman AKP Joel Sitorus mengatakan, peristiwa itu bermula saat para pelajar dari SMK 34 itu turun dari bus PPD 213 sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah turun, mereka sempat nongkrong di sekitar kompleks. Di saat bersamaan, para tentara sedang berolahraga lari di sekitar lokasi.

Untuk mencegah terjadinya tawuran, para tentara yang mengenakan pakaian olahraga ini meminta para pelajar membubarkan diri dan pulang ke rumahnya masing-masing. Namun, entah siapa yang memprovokasi, beberapa pelajar justru melempari tentara menggunakan batu.

"Anak SMK 34 naik bus PPD 213, waktu turun di depan Komplek Berlan ada rombongan tentara pakai baju olahraga. Tentara ini menduga anak-anak ini mau cari musuh, disuruh pulang mereka malah melempari rombongan tentara dengan batu," kata Joel saat dihubungi wartawan, Sabtu (7/12/2013)

Beruntung, lemparan tersebut tidak mengenai siapapun. Para tentara kemudian menangkap dan membawa tiga orang pelajar yang diduga sebagai pelempar ke Mapolsek Matraman. Sementara lima pelajar lainnya melarikan diri.

Seorang pelajar kelas X dan dua pelajar kelas XII yang diamankan sempat ditelanjangi dan hanya memakai celana pendek saja. Namun, saat diperiksa, tak ada seorang pelajar pun yang mengakui aksi pelemparan itu.

"Mereka bilang tidak tahu siapa yang melempar. Tasnya juga kita periksa isinya hanya buku saja," katanya.

Para pelajar ini mengaku hanya ingin turun di kawasan Berlan dan kembali ke kawasan Kramat, tempat sekolah mereka. Mereka mengaku baru saja pulang ujian dan hanya ingin berkeliling sebelum kembali ke sekolah mereka di daerah Kramat. Namun, para mengaku marah ketika tentara mengusir mereka yang tengah nongkrong di sekitar lokasi.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved