Kondisi Jumirah Korban Pelor Nyasar Berangsur Membaik

Kondisi Jumirah (50) warga Desa Lumbirrejo, Kecamatan Negri Katon, Kabupaten Pesawaran, korban peluru

Editor: soni

Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanafi Sampurna

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Kondisi Jumirah (50) warga Desa Lumbirrejo, Kecamatan Negri Katon, Kabupaten Pesawaran, korban peluru nyasar aparat kepolisian berangsur membaik. Namun kondisi Jumirah pasca-operasi masih dalam pengawasan 24 jam oleh tim medis 2 di ruangan ICU (Intensif Care Unit) Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) Bandar Lampung.

Dokter Fivein Fedriani, salah satu tim dokter yang menangani Jumirah, Rabu (11/12), mengatakan kondisi Jumirah pasca-operasi sudah stabil. "Ibu Jumirah sendiri sudah menjalani operasi WSD yaitu pemasangan selang di  paru-paru yang bertujuan untuk mengeluarkan darah yang menyumpat di paru-parunya. Selain itu juga dilakukan operasi lafaratomi untuk mengeluarkan darah dari organ-organ pencernaannya," imbuh dokter Fivein.

 Operasi terhadap Jumirah dilakukan tim dokter pada Senin (9/12/2013). "Saat ini kondisi Jumirah sudah sadar penuh dan tekanan darahnya juga bagus," tambah Fivein. "Pasca-operasi Ibu Jumirah masih dalam masa observasi tim medis selama 24 jam di ICU. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan diantaranya seperti pernafasan tidak baik," papar Fivien.

Namun Fivien tidak bisa memastikan berapa lama waktu observasi tersebut. "Tidak bisa ditentukan tergantung kondisi Ibu Jumirah. Jika sudah benar-benar stabil, barulah Ibu Jumirah dirawat di ruangan kamar," tukas Fivien.    

Sebelumnya, Sunarto (50) suami dari Jumirah berharap pihak kepolisian menepati janjinya untuk menanggung seluruh biaya pengobatan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved