Wuih, Saldo Rekening Mucikari PSK Ini Rp 100 Juta

Penangkapan pasangan suami istri, Dedi Sutomo dan Susanti, penyalur Pekerja Seks Komersial (PSK)

Editor: taryono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Penangkapan pasangan suami istri, Dedi Sutomo dan Susanti, penyalur Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kafe Mawar, Kalijodo, Jakarta Utara, Selasa (04/03/2014), mencengangkan semua pihak.

Dalam perkembangan pemeriksaan,  kedua germo itu memiliki saldo rekening ratusan juta rupiah.

Temuan tersebut diperoleh tim penyidik Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) milik kedua orang tersangka.

Selain itu, dalam catatan sejarah pada rekening tersangka tersebut, diketahui juga terdapat beberapa transaksi yang mencapai ratusan juta rupiah.

"Saldo terakhir dalam rekening BRI atas nama Susanti berjumlah seratus juta. Diduga rekening itu untuk menampung bisnis prostitusi ilegal mereka," ujar Kepala Unit V Subdit Reserse Mobile Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Handik Zusen kepada Wartawan di Jakarta, Minggu (9/3/2014).

Adanya temuan tersebut, pihak kepolisian pun segera memblokir rekening pelaku dan menyita sejumlah barang bukti seperti buku tabungan, sebuah mobil sedan Timor B 8502 VP dan uang tunai sebesar Rp 2 juta.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, Dedi dan Susanti telah memulai usaha atau bisnis prostitusi itu sejak bulan September 2013. Untuk mendapatkan para wanita yang akan dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK), keduanya membayar jasa seorang perantara.

Sumber: Tribunnews
Tags
PSK
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved