Bolehkah Ayah Menikahi Anak Tiri

Saya mau bertanya, apakah hukumnya bila seorang ayah menikahi anak tiri? Bolehkah dalam pandangan Islam?

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Kepada Yth MUI Lampung. Saya mau bertanya, apakah hukumnya bila seorang ayah menikahi anak tiri? Bolehkah dalam pandangan Islam? Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Pengirim: +6285279646xxx

Boleh Saja jika Istri Sudah Diceraikan
Pernikahan dalam agama Islam tidak bisa sembarangan. Ada aturan-aturan yang harus ditaati jika ingin melangsungkan pernikahan. Jika agama tidak mengatur masalah yang halal dan yang haram untuk dinikahi menurut agama, maka pernikahan antara anak kandung ibunya pun bisa terjadi.

Hal ini tentunya sangat tidak relevan dan terkesan sebagai peristiwa yang kontroversial. Untuk itulah, agama mengatur masalah pernikahan. Yang mana boleh dan tidak boleh dinikahi menurut agama Islam.
Berbicara masalah yang halal untuk dinikahi dalam Islam, berdasar Alquran surat An-Nisa ayat 22: "Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan seburuk-buruknya jalan (yang ditempuh)."

Berikutnya surat An-Nisa ayat 23: "Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan; saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu dari pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

A. Halal dinikahi:
1. Anak bibi kita (sepupu)
2. Anak tiri kita yang ibunya telah kita ceraikan
3. Cucu perempuan kita (bukan cucu kandung)
4. Istri anak angkat dan anak tiri kita
5. Anak angkat kita
6. Anak perempuan ibu yang menyusui kita yang tidak menyusui pada ibunya (anak angkat yang menyusu pada ibu kandung)
7. Orang lain

B. Haram dinikahi:
1. Ibu kita
2. Anak perempuan kita
3. Saudara perempuan
4. Bibi kita dari pihak bapak (saudara bapak yang perempuan)
5. Bibi kita dari pihak ibu (saudara ibu yang perempuan)
6. Keponakan kita yang perempuan dari saudara laki-laki kita
7. Keponakan kita yang perempuan dari saudara perempuan kita
8. Ibu yang menyusui kita
9. Saudara perempuan sepersusuan
10. Mertua perempuan kita
11. Anak tiri kita yang ibunya belum kita ceraikan
12. Menantu

Jadi, ayah yang mau menikahi anak tirinya diperbolehkan bilamana ibunya sudah diceraikan. Namun, menjadi haram bilamana ibu anak tiri tersebut masih menjadi istri dari ayah tersebut.

H Mawardi AS
Ketua MUI Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved