Kekeringan, Untuk MCK Terpaksa Warga Adiluwih Gunakan Air Belik

Sejumlah warga di Pekon Tunggul Pawenang, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu memanfaatkan 'belik' guna mendapatkan air

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni

Laporan Wartawan Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sejumlah warga di Pekon Tunggul Pawenang, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu memanfaatkan 'belik' guna mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga. Seperti untuk mandi, cuci dan kakus (MCK).

Sanuri (35) seorang warga mengakui pemanfaatan air belik  itu sudah kurang lebih setengah bulan. Menurut dia, itu karena sumur yang ada di pekarangan rumah sudah mulai mengering, sejak tiga bulan hujan tidak mengguyur wilayah tersebut.

Sanuri setiap harinya mengambil air di belik yang berada di tengah sawah. Lokasi belik tersebut cukup jauh dari rumahnya, sekitar 500 meter.

Sumur itu pun tidak dalam hanya dua meter, akan tetapi airnya bisa diambil hanya dengan menjulurkan tangan.
Sanuri mengambil air dari belik tersebut dengan derigen ukurang 30 liter.

Setiap kali datang ke belik Sanuri membawa tiga derigen yang dia angkut pakai sepeda motor. "Air yang diambil dari belik hanya untuk kebutuhan mencuci, kalau untuk masak dan minum kami minta di sumur tetangga," kata Sanuri, Jumat (26/9).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved