Cyrus: Megawati Paling Pengaruhi Kabinet dan Kebijakan Jokowi

Survei ini dilakukan selama 1 hingga 7 November 2014 terhadap 1.220 responden yang tersebar di 33 provinsi.

Tayang:

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Hasil survei Cyrus Network menunjukkan adanya penilaian masyarakat yang menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipengaruhi sejumlah tokoh dalam menyusun kabinet dan mengambil kebijakan.

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan dianggap sebagai tokoh yang paling mempengaruhi Jokowi. Sebanyak 83 persen responden menilai Megawati sebagai tokoh yang paling berpengaruh. Disusul Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan persentase 72,8 persen, kemudian Surya Paloh sebanyak 49,1 persen, Wiranto 35,7 persen, Muhaimin Iskandar 26,8 persen, dan yang menilai pengaruh Luhut Panjaitan sebesar 21,9 persen.

"Sikap kritis masyarakat dalam mengamati pemerintahan ditunjukkan dengan besarnya angka survei yang menyatakan Jokowi dipengaruhi sejumlah tokoh seperti Megawati, Jusuf Kalla, dan Surya Paloh dalam menyusun kabinet dan kebijakan pemerintahan," kata CEO Cyrus Network Hasan Nasbi di Jakarta, Minggu (21/12/2014).

Survei ini dilakukan selama 1 hingga 7 November 2014 terhadap 1.220 responden yang tersebar di 33 provinsi. Responden dalam survei ini adalah penduduk Indonesia yang berumur minimal 17 tahun dan sudah menikah.

Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan para responden. Adapun tingkat kepercaayaan dalam survei ini sebesar 95 persen dan batas kesalahan (margin of error) lebih kurang 3,1 persen.

Hasan mengatakan, survei dilakukan dengan biaya sendiri namun hasilnya bisa diperjualbelikan. Meskipun demikian, hasil survei juga menunjukkan jika sebagian masyarakat masih menilai wajar adanya pengaruh tokoh-tokoh tersaebut.

Sebanyak 68 persen responden mengaku tidak setuju jika Jokowi dikatakan sebagai presiden boneka. Politikus PDI-Perjuangan Maruarar Sirait yang hadir dalam acara pemaparan hasil survei tersebut menolak jika Jokowi disebut boneka Megawati. Ia menegaskan bahwa Megawati tidak pernah mengintervensi Jokowi, termasuk ketika Jokowi masih menjadi Wali Kota Surakarta atau pun Gubernur DKI Jakarta.

"Jokowi bukan boneka Mbak Mega, Mbak Mega enggak pernah intervensi Jokowi, tapi dia (Jokowi) menghormati Ibu Megawati itu pasti," ucap Maruarar.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved