La Liga
Kekayaan Madrid dan Barca Sulit Digeser
Yang pasti persaingan kedua klub tersebut memang tak ada habisnya, baik dalam hal memburu trofi maupun menimbun uang.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID-Kenapa Real Madrid dan Barcelona sulit ditandingi klub lain? Menurut Alan Switzer dari Delotte Sports Business Group, itu karena kontrak televisi yang eksklusif. “Kedua klub menikmati keuntungan dari kontrak televisi yang eksklusif alias individual. Artinya, mereka meraup lebih banyak pendapatan dari televisi ketimbang klub-klub Inggris,” ucap Switzer seperti dikutip Eurosport.
“Ada keuntungan berlimpah dari kontrak-kontrak eksklusif seperti yang dianut oleh beberapa klub peserta La Liga. Beda halnya dengan di Inggris, yang menganut sistem kontrak kolektif,” ujarnya.
Yang pasti persaingan kedua klub tersebut memang tak ada habisnya, baik dalam hal memburu trofi maupun menimbun uang.
“Tapi kisah sukses kedua klub tersebut ditempuh dengan strategi berbeda,” imbuh Switzer. “Madrid melakukannya dengan cara meraup laba dari pendapatan komersial ala Galactico.”
“Mereka mengumpulkan para pemain dengan nilai jual merchandise tinggi macam David Beckham dan Zidane, tak hanya di pasar domestik tapi juga pasar luar negeri.”
“Sedangkan Barcelona lebih menerapkan strategi yang seimbang antara pendapatan dari tiket pertandingan, produk komersial, dan hak siar,” paparnya.
“El Barca juga memiliki banyak suporter resmi dan ini berdampak pada terdongkraknya pendapatan. Mereka juga rajin menyambangi perusahaan-perusahaan besar untuk menawarkan berbagai paket corporate hospitality.”
Don Jones, juga dari Deloitte, menambahkan bahwa untuk beberapa musim ke depan masih sulit menggeser dominasi Madrid dan Barca. “Pada musim 2006/07 ini kedua raksasa Spanyol tersebut diperkirakan bakal menangguk lebih dari 300 juta euro. Jadi tak usah heran kalau mereka tetap memuncaki daftar klub terkaya dunia.” (Barry Manembu)