Headline News Hari Ini
Program Pin Enam Digit
Maraknya pembobolan mesin ATM dengan berbagai modus mendapat perhatian serius Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Lampung
Penulis: martin tobing | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -Maraknya pembobolan mesin ATM dengan berbagai modus mendapat perhatian serius Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Lampung. Idealnya, sebelum mesin ATM dioperasikan suatu bank, memerhatikan beberapa indikator.
Deputi Direktur KPBI Lampung Nunu Hendrawanto pernah mengutarakan, indikator yang dimaksud mulai dari dioperasikan di lokasi ramai pengunjung seperti pusat perbelanjaan. Contoh lainnya perkantoran yang terdapat banyak karyawan. Indikator penting lainnya sudah tentu lokasi (ATM) strategis dan aman.
"Khusus indikator aman ini maknanya cukup luas mulai dari fitur keamanan, kode mesin, sistem penguncian bagaimana dan lain sebagainya. Ini semua menjadi tanggungjawab bank selaku pemilik mesin ATM," beber Nunu kepada Tribun beberapa waktu lalu.
Nunu menerangkan, faktor keamanan lain yang harus diperhatikan petugas bank saat mengisi uang tunai ke mesin ATM harus didampingi aparat keamanan.
Bank sentral pun demi meminimalisasi modus kejahatan di mesin ATM gencar menyosialisasikan berbagai program. Terbaru, kata Nunu, terhitung 1 Januaru 2015, nomor pin kartu debet, kredit nasabah wajib enam digit. Semakin banyak kode pin, meningkatkan sistem keamanan kartu.
BI juga mengimbau kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan call center yang tersedia di mesin ATM apabila terjadi kondisi kartu tersangkut atau pun masuk ke dalam mesin. Untuk itu, penting diketahui nomor call center resmi bank bersangkutan.
Baca selengkapnya di Tribun Lampung cetak edisi Minggu 8 Februari 2015.
Jangan ketinggalan dengan yang lainnya, yuk ramai ramai bergabung dengan Facebook Tribun Lampung di http://goo.gl/0wTGYr dan twitter di http://goo.gl/xdrQYg