Inilah Keseharian Puteri Indonesia di Kampus
Sosok Anindya Kusuma Putri makin banyak diperbincangkan, setelah wakil Jawa Tengah itu dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2015.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SEMARANG - Sosok Anindya Kusuma Putri makin banyak diperbincangkan, setelah wakil Jawa Tengah itu dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2015.
Anindya merupakan alumnus SMAN 1 Semarang, kini masih berstatus mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi), Universitas Diponegoro. Di kampusnya, Anin (sapaan Anindya) terkenal cantik dan cerdas. Dara kelahiran Semarang, 23 tahun silam itu menjadi primadona, membuat para cowok minder untuk mendekatinya.
Rektor Undip, Sudharto P Hadi yang secara kebetulan anaknya, Riyan Sukarsa, adalah teman kuliah Anin di Planologi, mengungkapkan keseharian Anin. "Kata Riyan, Anin itu gadis yang komplet, cantik, pintar, aktif, sampai-sampai teman-temannya di kampus justru takut kalau naksir, takut ditolak," kelakar Dharto, Sabtu (21/2).
Berdasar cerita anaknya, meski primadona, Anin bukan tipikal gadis yang suka pilih-pilih teman. "Dia low profile, dan tambah lagi tidak suka bersolek," imbuhnya.
Sebenarnya, Anin yang tinggal di Perumahan Dolog Pedurungan Kota Semarang, bukan kontestan pertama dari Undip yang melaju ke ajang Puteri Indonesia. Tahun sebelumnya, menurut Dharto, ada juga mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang mengikuti kegiatan serupa.
"Saya agak lupa namanya, dia juara di tingkat Jateng, namun hanya bisa masuk 10 besar di ajang Puteri Indonesia, tapi kini Anin jadi gongnya," ujarnya.
Saat malam final Puteri Indonesia 2015, Dharto menyaksikan kiprah Anin di televisi, Jumat (20/2). "Rasanya haru, bangga luar biasa, campur aduk jadi satu saat saya menyaksikan Anin memakai mahkota Puteri Indonesia," paparnya.