Ternyata Bunglon Panther Gunakan Built In Kristal untuk Merubah Warna
Ketika kristal berdekatan, akan memantulkan cahaya biru. Ketika dikombinasikan dengan pigmen kuning pada kulit, maka hewan ini akan tampak hijau
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bunglon Panther atau kadal disko berubah warna karena memiliki built in kristal yang bisa membuatnya berwarna warni.
Para ilmuan di Swiss University of Geneva dalam laporannya pada Nature Communitation mengatakan, tidak hanya satu lapisan yang tertanam pada kulit Bunglon Panther, tapi dua lapisan sel kristal.
Saat peregangan atau bersantai membuat hewan ini cepat merubah warna dengan mengubah warna cahaya yang dipantulkan. Hanya Bunglon Panther dewasa laki-laki (Furcifer Pardalis) yang memiliki lapisan penuh yang dikembangkan dari sel-sel dan disebut iridophores. Mereka gunakan untuk menempatkan pada acara multihued untuk musim kawin.
Ketika kristal berdekatan, akan memantulkan cahaya biru. Ketika dikombinasikan dengan pigmen kuning pada kulit, maka hewan ini akan tampak hijau. Peregangan sel dan memindahkan kristal jauh terpisah maka akan menghasilkan warna mulai dari kuning ke merah.
Semua bunglon mmiliki lapisan iridophores yang mencerminkan spektrum lebih luas dari cahaya, khususnya inframerah, yang terlihat tetapi dekat dengan panjang gelombang sebagai panas.
Para ilmuwan berspekulasi bahwa sel-sel kristal ini dapat membantu hewan berdarah dingin ini mengatur suhu tubuh mereka. Sedangkan lapisan yang lebih dangkal pada sel akan merubah warna dan terlibat dalam kamuflase dan menampilkan kawin mencolok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bunglon.jpg)