Di Depan Ruangan Ketua DPRD Cantik Ini, Alat Isap Sabu Berserakan

Alat isap sabu dan sejumlah bungkus plastik bekas ditemukan dalam laci meja jaga di depan ruangan Ketua DPRD Tulangbawang.

Editor: taryono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG- Sekretariat DPRD Kabupaten Tulangbawang digegerkan dengan penemuan bungkusan yang diduga berisi seperangkat alat isap narkotika jenis sabu-sabu, Selasa (17/3). Alat isap tersebut terdiri dari tutup botol beserta beberapa pipet, jarum suntik, enam plastik besar, dan 10 bungkus kecil diduga bungkus sabu yang tersimpan di dalam kotak kecil.

Bungkusan itu pertama kali ditemukan oleh Dedi, salah satu wartawan media lokal saat sidang paripurna pengesahan raperda. Alat isap sabu dan sejumlah bungkus plastik bekas ditemukan dalam laci meja jaga di depan ruangan Ketua DPRD Tulangbawang.

Menurut Dedi, penemuan bungkusan tersebut berawal saat rekan-rekan wartawan sedang mencari kunci sepeda motor milik wartawan TVRI Johan Argena Putra. "Biasanya kan rekan-rekan wartawan banyak yang usil menyembuyikan barang milik sesama rekan wartawan. Nah kebetulan saat itu yang hilang kunci motor milik Johan," ungkap Dedi yang dikonfirmasi Tribun, Selasa sore.

Dedi mengatakan, ketika itu rekan-rekan wartawan mencari kunci motor tersebut di dekat ruangan ketua DPRD. Karena saat paripurna berlangsung sebagian wartawan biasanya memang berkumpul di dekat ruang ketua DPRD yang tak jauh dari ruang paripurna.

"Nah, begitu mencari di laci meja yang ada di depan ruang ketua DPRD, saya menemukan kotak kecil. Setelah dibuka bersama rekan-rekan wartawan, ternyata isinya seperti alat isap sabu," katanya. "Kita juga menunjukkan temuan itu kepada anggota Intel Polres Tulangbawang yang kebetulan ada di situ (kantor DPRD)," beber Dedi.

Kasatnarkoba Polres Tulangbawang AKP Muslikh belum mau berkomentar lebih jauh soal penemuan bungkusan yang diduga bekas alat isap, dan plastik bekas bungkus sabu yang ada dalam laci meja penjagaan depan ruang ketua DPRD Tulangbawang.

Menurut Mulsikh, temuan itu masih akan diselidiki. "Soal itu saya belum bisa komentar lebih jauh, mesti dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkap Muslikh yang dikonfirmasi Tribun, Selasa malam.(end)

Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Winarti saat dimintai tanggapannya, mengaku baru mengetahui tentang penemuan tersebut. Menurut Winarti, meja di depan ruangnya tersebut merupakan meja yang khusus disiapkan untuk para tamu.

"Karena di situ bisa sambil nyantai atau merokok. Jadi ini merupakan ruang publik siapa saja bisa masuk ke sini," jelasnya.

Terkait penemuan itu, Winarti berjanji membahas lebih lanjut di internal DPRD. "Kan ada pihak yang lebih berwenang dalam hal ini. Di sini juga kan ada Badan Kehormatan DPRD, mungkin nanti badan tersebut yang menyelidiki penemuan itu," tambahnya.

Saat ditanya kemungkinan menyelidiki melalui CCTV, karena kantor DPRD telah banyak terpasang CCTV, menurut Winarti, "Ya salah satunya itu nanti akan dibahas bersama BK atau pihak lain yang lebih mengetahui secara teknis," pungkasnya.(end)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved