Liga Indonesia

Tak Ada Pemasukan, Arema Obral Kostum Asli ke Aremania

Saya membeli satu demi Arema. Kompetisi tahun ini jelas duka bagi sepak bola Indonesia.

KOMPAS.com/Yatimul Ainun
Ribuan Aremania menggelar demo di gedung DPRD Kabupaten Malang untuk mengecam kebijakan BOPI dan Menpora yang melarang Arema dan Persebaya ikut kompetisi QNB League 2015, Senin (13/4/2015). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MALANG - Penghentian kompetisi QNB League 2015 oleh PSSI, setelah menggelar rapat Eksekutif Komite di Kantor PSSI, di Jakarta, Sabtu (2/5/2015), sangat berdampak pada kondisi klub. Salah satunya Arema Cronus.

Selain terancam ditinggal pihak sponsor, pihak manajemen obral jersey asli Arema kepada suporter fanatiknya, Aremania. Upaya tersebut adalah langkah manajemen Arema untuk tetap bisa mendapatkan pemasukan untuk kebutuhan klub.

"Manajemen tetap berusaha mendapatkan pemasukan supaya beban klub bisa tertutupi," kata Manajer bisnis Arema Cronus, Muhammad Yusrinal Fitriandi, di Malang, Minggu (3/5/2015).

Menurut Yusrinal, pihaknya masih terus menjaga hubungan baik dengan pihak sponsor walau kini sudah mulai ragu. Karena itu, divisi bisnis mencoba meraih partisipasi dari Aremania lewat penjualan atribut, khususnya jersey Arema yang asli.

Manajemen Arema katanya, mempersilakan kepada Aremania yang ingin tetap mengenang masa Arema 2014 dengan memiliki jersey player issue yang diobral dengan banderol harga Rp 150.000. "itu jersey Arema yang asli dari Joma," katanya. "Yang jelas harganya sangat terjangkau. Diobral."

Adapun jersey asli tersebut dijual di kantor Arema, tepatnya di Jalan Kertanegara No 7 Kota Malang. "Saya membeli satu demi Arema. Kompetisi tahun ini jelas duka bagi sepak bola Indonesia. Kami selaku Aremania, sampai kapan pun akan terus berjuang supaya Arema tetap berkompetisi," jelas Rahman Efendy, Aremania yang sudah membeli jersey asli Arema.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved