Dengan Motor Mudah Memantau Jalan Rusak, Alasan Anggota Dewan Ini
Sosok anggota DPRD Kota Bandar Lampung periode 2014-2019 dari PKS Muchlas E Bastari bisa jadi berbeda dengan politisi lain.
Penulis: Romi Rinando | Editor: soni
Laporan Wartawan Tribun Lampung : Romi Rinando
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sosok anggota DPRD Kota Bandar Lampung periode 2014-2019 dari PKS Muchlas E Bastari bisa jadi berbeda dengan politisi lain. Jika politisi umumnya menggunakan kendaraan roda empat, namun hal ini tidak terjadi pada Muchlas.
Pasalnya, pria yang menjabat Ketua Fraksi PKS di DPRD ini kadang melakukan rutinitas ke gedung DPRD dengan mengendari roda dua. Bahkan Tribun pernah memergoki bapak tiga anak ini beberapa kali mengendarai Yamaha Mio ke gedung wakil rakyat di Jalan Basuki Rachmat, Telukbetung.
Muchlas mengaku mengendarai motor bukan mencari sensasi tapi faktor kebutuhan. Karena jika mengendarai mobil kadang terjebak kemacetan. Padahal sebagai anggota dewan ia memiliki keperluan dengan mobilitas tinggi.
"Saya naik motor bukan sensasi, tapi kebutuhan. Karena kadang harus cepat banyak keperluan. Mau ke sana -sini butuh cepat. Kalau mau naik mobil sering macet," jelas pria kelahiran 14 November 1973 ini, kepada Tribun
Muhclas juga mengaku tidak merasa minder jika harus menggunakan motor. Kadang sebagai Sekretaris Komisi III dia sering menggunakan motor memantau kondisi jalan rusak sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja dinas PU yang menjadi salah satu mitra komisi III.
Berdasarkan pantauan Tribun beberapa anggota DPRD yang pernah terlihat menggunakan roda dua saat ke gedung wakil rakyat di antaranya Ketua Fraksi Partai Gerindra Imam Santoso, dan ketua DPRD Wiyadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/muchlas-pks_20150510_211344.jpg)