Pemalsuan Laporan

Laporan Palsu Tuk Hindari Bayar Angsuran ke Leasing

"Saya ingin motornya tidak bayar angsuran lagi, dan Saya jual ke kawan,"

Laporan Palsu Tuk Hindari Bayar Angsuran ke Leasing
Tribunlampung/Anung
Unit Resmob Polres Lampung Utara, mengamankan tiga orang, yang membuat laporan palsu, Selasa (2/6/2015) sekira pukul 23.15 WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Menurut Roni, dirinya mengaku membuat seolah-olah motornya dibegal. Pada waktu itu, dirinya mengendarai motor Yamaha Vega R, tanpa pelat nomor sendirian. Kemudian di perkebunan karet, ‎simpang Curup Guruh, Kecamatan Kotabumi Selatan. "Saya langsung buat laporan ke Polres Lampung Utara, tanggal 25 Mei 2015," ujarnya, Rabu (3/6).

Setelah itu dirinya me‎njual motor tersebut, seharga Rp 2 juta kepada Candra. Alasan dirinya melakukan laporan tersebut, untuk menghindari pembayaran angsuran kepada leasing. "Saya ingin motornya tidak bayar angsuran lagi, dan Saya jual ke kawan," ujarnya.

Candra, saat itu sudah membayar Rp 3 juta, dengan membayar lebih dahulu Rp 2 juta. Dari hasil itu, dirinya mendapatkan Rp 1,5 juta, kemudian Rp 500 ribu di serahkan ke Joni Sanjaya. "Saya kasih Joni karena dia yang bantu jual motor ke Candra," ujarnya.

Unit Resmob Polres Lampung Utara, mengamankan tiga orang, yang membuat laporan palsu, Selasa (2/6) sekira pukul 23.15 WIB.

Ketiganya adalah Roni (18) warga Desa Mulang Maya, Kotabumi Selatan, Joni Sanjaya (27) warga Desa Talang Sebaris, Kotabumi Selatan, dan Candra (28) warga Desa Mulang Maya, Kotabumi Selatan.

Kanit Resmob Polres Lampung Utara, Inspektur Dua Andri Gustami menerangkan, keduanya ditangkap dirumahnya masing-masing. ‎"Ketiganya diamankan dirumahnya," ujar lulusan Akpol tahun 2012, Rabu (3/6).

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved