Ketua KONI Lampung Jangan Sosok yang Cari Untung dari Olahraga
Kalau ditanya soal figur yang layak dan pantas tentunya orang yang punya komitmen memajukan olahraga.
Penulis: Romi Rinando | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Lampung Sutan Syahrir Oelangan mengharapkan ketua Koni terpilih dalam musyawarah olahraga Provinsi Lampung 4-5 Agustus merupakan figur yang cinta olahraga dan berkomitmen memajukan olahraga Lampung.
"Kalau ditanya soal figur yang layak dan pantas tentunya orang yang punya komitmen memajukan olahraga, orang yang mapan jadi bisa memajukan olahraga. Jadi tidak cari untung dari olahraga, kan banyak orang-orang yang mampu dan bisa menjadi ketua KONI," kata Sutan yang mengaku enggan maju sebagai ketua KONI Lampung ini, kepada Tribun, Jumat (31/7/2015).
Sutan berharap, pemilihan ketua Koni bisa seuai mekanisme dan tidak melanggar aturan apalagi saat ini banyak orang yang terkesan mekaksakan kehendak mencalonkan gubernur lampung menjadi ketua KONI.
Padahal kata dia, dalam pasal 40 UU Undang-Undang nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, sudah jelas pejabat publik, dan struktural dilarang menjadi pengurus koni baik di daerah maupun dipusat.
"Saya sangat setuju gubernur jadi ketua Koni, apalagi memang dana KONI itu berasal dari Pemda, tapi kan aturan melarangnya. Ini yang jangan dipaksakan, kami khawatir kalau itu dipaksakan, nantinya bisa menjadi polemik berkepanjangan," pungkasnya. (*)