Enjoy Lampung

Serbat Kweni, Minuman Khas Lampung dengan Sensasi Segar dan Hangat

Minuman Serbat serta kuliner khas Lampung lainnya seperti seruit, Pandap, hingga Taboh Iwa disediakan sebagai sajian.

Serbat Kweni, Minuman Khas Lampung dengan Sensasi Segar dan Hangat
Tribun Lampung / Heru
Minuman Serbat mengandalkan buah mangga kweni sebagai bahan baku utama. Rasa manis dan kecut yang mengarah segar dari buah kweni menjadi sosok pembeda dari minuman ini. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Heru Prasetyo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Serbat. Minuman khas asli Lampung ini bisa jadi belum banyak dikenal masyarakat luas. Sebab selain jarang ditemui di rumah makan atau restoran, minuman serbat hanya disajikan sebagai minuman istimewa saat berkumpul.

Yah, serbat bisa dikatakan satu paket lengkap dengan kuliner khas Lampung seperti Seruit. Ia menjadi semacam obat pedas yang mampu memberikan rasa segar bagi siapa saja yang meminumnya. Citarasa hangat sekaligus segar begitu mendominasi dalam sajian segelas Serbat.

Nah, bagi anda yang penasaran dengan minuman ini, Rumah Makan Cikwo adalah lokasi yang harus anda tuju. Di sinilah, minuman Serbat serta kuliner khas Lampung lainnya seperti seruit, Pandap, hingga Taboh Iwa disediakan sebagai sajian menu utama.

Tribun Lampung / Heru
Tampak muka RM Cikwo yang sediakan aneka kuliner khas Lampung

Minuman Serbat mengandalkan buah mangga kweni sebagai bahan baku utama. Rasa manis dan kecut yang mengarah segar dari buah kweni menjadi sosok pembeda dari minuman ini.

Pemilik Rumah Makan Cikwo yang berlokasi di Jalan Nusa Indah 3, Pakis Kawat, Bandar Lampung Isna Dianti mengatakan, Serbat Kwenii menjadi minuman favorit masyarakat Lampung. Selain citarasanya yang segar, minuman ini juga mampu menghangatkan tubuh dan menjaga vitalitas tubuh. Hal ini karena kandungan jahe dan gula aren yang terdapat di dalamnya.

"Minuman ini biasa dikonsumsi selepas menikmati makanan seruit. Alasannya, karena minuman ini berfungsi menetralkan rasa nek sehabis makan besar. Cita rasa asam manisnya, juga terkadang mendorong rasa penasaran penikmatnya," ungkap Isna menerangkan.

Bagi anda yang penasaran dengan rasa serbat kweni tersebut, minuman ini bisa anda racik sendiri di rumah. Anda hanya butuh mangga kweni, gula aren, jahe, dan air putih. Cara pengolahannya bisa anda mulai dengan merebus dua gelas air dengan satu tapak gula aren yang dicampur jahe. Setelah mendidih angkat, dan tunggu hingga dingin.

Selagi menanti air gula siap, anda bisa beralih mengolah mangga kweni. Secara umum, mangga kweni bisa anda kupas dan serut berbentuk batang korek kecil. Hal ini memungkinkan anda dapat mengunyah mangga sekaligus saat meneguk serbat. Untuk menikmatinya, segera campur air gula aren yang telah dimasak bersama mangga kweni.

Tribun Lampung / Heru
Nuansa Lampung menghiasi dinding ruangan membuat konsumen merasakan suasana Lampung yang sesungguhnya

"Khusus serbat kwenii yang ada di sini, kami menawarkan dua varian pilihan. Di antaranya, serbat kwenii es atau serbat kwenii dengan tambahan jahe bagi penghobi minuman hangat. Adapun bahan baku utamanya, adalah mangga kwenii yang diserut dan dicampur air gula merah," jelasn Isna yang menawarkan minuman khas tradisonal ini dengan harga Rp 18.000 saja.

Nah bagi anda yang penasaran dengan khazanah kuliner Lampung, anda bisa mendatangai Rumah Makan Cikwo dengan menggunakan kendaraan umum. Untuk menuju ke sini ada dua kendaraan umum yang bisa digunakan, yaitu BRT Trans Bandar Lampung dan angkutan kota. Jika memilih BRT Trans Bandar Lampung gunakan BRT dengan trayek Tanjungkarang-Sukaraja dengan tarif Rp 5.000 sekali jalan. Sedangkan jika memilih angkutan kota, gunakan angkutan kota jurusan Tanjungkarang-Telukbetung dengan warna merah ungu yang bertarif Rp 3.500.

Tribun Lampung / Heru
Rumah Makan Cikwo menjadi referensi masyrakat yang hedak nikmati kuliner Lampung

Menggunakan kedua angkutan umum tadi, anda hanya perlu berhenti di simpang tiga Jalan Nusa Indah. Tepat setelah lembaga pendidikan Bahasa Inggris English First (EF). perjalanan kemudian dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 150 meter memasuki Jalan Nusa Indah. Jika anda tidak ingin berjalan, di sana ada jasa ojek yang bisa digunakan dengan tarif Rp 5.000 sekali jalan. (*)

Penulis: heru prasetyo
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved