Ibadah Haji 2015
Layani Haji, Pramugari Sriwijaya Air Pakai Jilbab
Melayani penerbangan embarkasi haji antara Lampung, pramugari Sriwijaya Air mengenakan jilbab. Sementara, pramugara mengenakan peci.
Penulis: Ridwan Hardiansyah | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Melayani penerbangan embarkasi haji antara Lampung, pramugari Sriwijaya Air mengenakan jilbab. Sementara, pramugara mengenakan peci.
Hal tersebut tampak pada penerbangan haji antara dari Bandara Radin Inten II Lampung Selatan menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang membawa jamaah calon haji (calhaj) Kelompok Terbang 22 Embarkasi Jakarta (JKG) asal Lampung, Jumat (4/9/2015) pukul 23.40 Wib.
Selain kru yang memakai pakaian muslim, penerbangan Sriwijaya Air juga terasa berbeda dalam penempatan kursi penumpang. Sebab, para penumpang dapat bebas memilih tempat duduk, layaknya menaiki bus umum.
Hal itu karena di Kloter 22 JKG, jumlah jamaah asal Lampung hanya sebanyak 76 orang dari total 450 orang. Sedangkan, sisa jamaah berasal dari Jakarta. Adapun, Sriwijaya Air yang menggunakan pesawat jenis Boeing 737-800NG, memiliki kapasitas 162 orang penumpang.
"Kalau kloter penuh (450 orang), ada tiga unit pesawat Sriwijaya Air yang melayani penerbangan jamaah dari Lampung ke Jakarta. Tetapi untuk Kloter 22 JKG, satu pesawat saja, tempat duduk yang tersedia masih banyak," jelas Petugas Posko Informasi dan Sekretariat Asrama Haji Bandar Lampung, Solihin.
Setelah terbang sekitar 35 menit, pesawat yang membawa Kloter 22 JKG mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu (5/9/2015) sekitar pukul 00.15 dinihari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kru-sriwijaya-air-menggunakan-pakaian-muslim_20150905_081903.jpg)