Kakak Beradik Tertimbun Galian
BREAKING NEWS: Tertimbun Galian, Kakak Tewas dan Adik Dilarikan ke RS
Kurang lebih satu jam baru bisa dievakuasi, dan sudah meninggal.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Heribertus Sulis
Tribun Lampung / Didik
Bambang Kurniawan, anggota DPRD Pringsewu menunjukkan lokasi dua penambang batu bungur Adiluwih yang tertimbun material tanah.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Paiman (50), dan Sukadi (40), kakak beradik warga Dusun I, RT 2 Pringgondani, Pekon Adiluwih, Kecamatan Adiluwih tertimpa material tanah di galian batu bungur, Minggu (13/9) sekira Pukul 10.30 di lokasi eks galian batu silika Gunung Lintang Pringgondani, Pringsewu.
Atas kejadian tersebut Paiman tewas dan adik iparnya Sukadi selamat karena hanya tertimbun kaki hingga sebatas perut. Namun, Sukadi mengalami luka-luka yang cukup serius hingga dilarikan ke rumah sakit.
"Kurang lebih satu jam baru bisa dievakuasi, dan sudah meninggal," ujar Dedi Sutrisno (30) tetangga korban, Minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kakak-beradik-tertimbun-bahan-galian_20150913_143208.jpg)