Saya Sakit Hati, Saudara Saya Berbuat Tidak Baik
Curhatlah kepada orang yang bisa dipercaya sehingga kita mampu memilah mana yang benar dan mana yang salah.
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth Psikolog. Saya mau tanya bagaimana caranya menghilangkan rasa sakit hati terhadap saudara sendiri yang sudah berbuat tidak baik terhadap saya. Terima kasih atas penjelasannya.
Pengirim: +6285292324xxx
Luangkan Waktu Guna Obati Luka
Kami jelaskan bahwa sakit hati adalah sesuatu hal yang lazim terjadi ketika kita berhubungan dekat dengan seseorang dan kita merasa disakiti, dikecewakan, dikhianati atau disingkirkan, sehingga emosi kita menjadi labil, galau, sedih, marah dan sejenisnya.
Sebenarnya, hal yang membuat emosi negatif tersebut adalah karena kita tidak menerima perlakuannya, kita berharap terlalu banyak dengannya.
Rasa sakit ini merupakan sinyal yang memberitahu bahwa ada yang perlu diperhatikan dan diperbaiki sehingga kita bisa lebih nyaman untuk menerima keadaan ini dengan cara yang lebih adaptif dan rasional.
Hal-hal yang bisa kita lakukan adalah:
1. Menangislah, dengan menangis beban akan terasa berkurang dan melegakan perasaan kita. Menghayati perasaan sedih membuat kita merasa nyaman dan lega bahwa menangis itu mampu mengurangi kemarahan kita.
2. Berusahalah menerima kenyataan yang pahit walau itu menyakitkan, membuka diri untuk menerima kenyataan pahit justru akan membuat kita menjadi tenang dan lebih percaya diri menghadapi apa yang terjadi di depan mata.
3. Curhatlah kepada orang yang bisa dipercaya sehingga kita mampu memilah mana yang benar dan mana yang salah. Lebih mudah untuk menjadi korban dan menangis meratapi nasib namun itu akan sulit membuat kita bangkit dari masalah.
4. Luangkan waktu untuk mengobati luka, lakukan hal - hal yang menyenangkan yang bisa membuat dirimu lupa dengan kesedihan, hiburlah dirimu dengan sesuatu yang menyenangkan dan bersifat positif.
5. Bersyukurlah dengan hidup yang anda miliki, mungkin anda tidak tepat bergaul dengan orang jahat seperti dia sehingga Tuhan menyingkirkannya dari hidup anda.
Ingatlah kebaikan yang sering anda dapatkan dari sahabat anda.
6. Belajarlah untuk menjadi lebih baik sehingga mampu menumbuhkan talenta lain yang kita miliki.
Retno Riani MPsi
Psikolog