Di Malam Takbiran Sapi Berkaki Enam Lahir di Kediaman Suroto

Suroto, warga dusun Semarang Desa Sumberagung Kecamatan Sragi bertekad tidak akan menjual anak sapi berkaki enam miliknya.

Tayang:
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Suroto, warga Dusun Semarang, Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi bertekad tidak akan menjual anak sapi berkaki enam miliknya.

Menurut Suroto, anak sapi berjenis kelamin perempuan itu lahir pada Rabu (22/9) malam. Saat kelahirannya, terdapat dua kaki lainnya di bagian punggung. tepat di sekitar pangkal leher. Kedua kaki di atas punggung tersebut tidak fungsi sebagaimana mestinya.

Ia mengaku sempat kaget ketika melihat kondisi anak sapi yang dilahirkan. Tapi hingga kini, anak sapi berkaki enam tersebut tumbuh sehat, seperti anak sapi lainnya yang lahir normal.

"Saya dan keluarga sempat kaget anak sapi yang dilahirkan induknya memiliki kaki enam. Dua kaki tepat di punggung dekat pangkal leher. Tapi kaki tersebut tidak seperti kaki sapi lainnya yang normal," jelasnya, Jumat (25/9).

Kelahirnan anak sapi berkaki 6 milik Suroto tersebut dengan cepat menyebar kepada warga lainnya. Mereka pun berdatangan ke rumah Suroto untuk melihat langsung anak sapi berkaki 6 itu.

Kelainan lainnya anak sapi itu memiliki lima buah pusar (ubun-ubun) pada bagian kepalanya. Padahal pada sapi normal, rata-rata hanya memiliki satu pusar ubun-ubun.

Suroto pun memberi nama anak sapi unik miliknya dengan nama Tebir. Pasalnya kelahiran anak sapi tersebut bertepatan pada malam takbiran Idhul Adha (hari raya kurban) 1436 H.(dedi/tribunlampung)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved