OC Kaligis Pecat Anak Buah di Persidangan: "Kau Jadi Justice Collaborator"

Kaligis mendekati Gary di kursi saksi sambil menyerahkan selembar kertas bukti dirinya telah dipecat dengan tidak hormat.

OC Kaligis Pecat Anak Buah di Persidangan:
Ambaranie Nadia K.M
M Yagari Bhastara bersaksi dalam sidang perkara dengan terdakwa Otto Cornelis Kaligis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (28/9/2015) tengah malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Terdakwa kasus suap tiga hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Medan, Otto Cornelis Kaligis, memecat anak buahnya M Yagari Bhastara alias Gary.

Pemecatan dilakukan saat Gary menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

baca juga: Ini Kisah OC Kaligis Bersama 10 Istri dan 20 Anaknya

Dalam sidang yang berlangsung hingga dinihari tersebut, Kaligis mengatakan kepada Gary bahwa kantornya hampir tutup, bahkan ada lawyer yang meninggal akibat kasus ini.

"Kamu tahu kita punya pengacara tadinya 100 orang sekarang tinggal 15 orang. Ada yang meninggal, bagian hak cipta, mereka stres," kata Kaligis dalam persidangan, Selasa (29/9/2015) dinihari.

Kaligis ingin menjelaskan, akibat kasus ini banyak perubahan drastis yang terjadi pada kehidupan karyawannya. "Saya cuma kasih tahu karena kau jadi justice collaborator, saya berhentikan dengan tidak hormat," ucapnya.

"Kita celaka, hampir tutup kantor, kantor mandeg, rekening diblokir. Bayangkan sekarang, berapa banyak yang saya kasih sekolah, gimana nasibnya," kata Kaligis.

Bahkan, Kaligis menyalahkan Gary atas nasib yang menimpa hakim PTUN Medan. "Kasian hakim itu, enggak mungkin lagi jadi hakim," ujarnya.

Setelah itu Kaligis maju mendekati Gary yang duduk di kursi saksi sambil menyerahkan selembar kertas bukti dirinya telah dipecat dengan tidak hormat.

Tak mau kalah, Gary yang menerima dirinya dipecat, juga menyebutkan dampak yang dia rasakan akibat kasus ini. "Saya anak satu-satunya, laki-laki di keluarga, saya tulang punggung," kata Gary.

Halaman
1234
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved