Posperta Minta Polda Usut Dugaan Penggelapan Pajak di Betik Gawi

Dari laba tahunan untuk membayar pajak sejak tahun 2006-2013 terealisasi Rp 8, 389 miliar. Tapi kenyataannya, dari jumlah itu hanya Rp 900 juta saja

Posperta Minta Polda Usut Dugaan Penggelapan Pajak di Betik Gawi
Tribunlampung/Romi
Massa yang mengatasnamakan Posko Perjuangan Rakyat (Posperta) melakukan aksi demo di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Rabu (7/10/2015).

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANAR LAMPUNG - Massa yang mengatasnamakan Posko Perjuangan Rakyat (Posperta) melakukan aksi demo di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Rabu (7/10/2015). Massa Posperta melakukan aksi untuk menyuarkan dugaan penggelapan pajak di Koperasi Betik Gawi milik dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung.

Menurut koordinator Aksi Munir Che, pihaknya meminta aparat penegak hukum menyelidiki dugaan penggelapan pajak yang terjadi di Koperasi Betik gawi Kota, yang sudah terjdi sejak tahun 2006.

"Total anggaran yang dikeluarkan KPRI Betik Gawi dari laba tahunan untuk membayar pajak sejak tahun 2006-2013 terealisasi Rp 8, 389 miliar. Tapi kenyataannya, dari jumlah itu hanya Rp 900 juta saja, disetorkan ka kas negara, sehingga ada selisi sekitar Rp 7,4 miliar yang tidak disetor ke kas negara," ujar Munir, dalam orasinya di depan kantor Disdik.

Aksi posperta ini tidak saja dilakukan di Kantor Disdik Kota, tapi juga di Polda Lampung. Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut tutas dugaan penggelapan pajak di koperasi milik dinas pendidikan Kota tersebut. (*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved