Ini Rute Menteri, Satpol PP Sibuk Sembunyikan Dagangan PKL

sejumlah aparat Satpol PP terlihat "menyembunyikan" barang dagangan milik para pedagang yang berjualan di trotoar di wilayah Pasar Blambangan

Editor: soni
kompas.com

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANYUWANGI - Sejumlah aparat Satpol PP terlihat "menyembunyikan" barang dagangan milik para pedagang yang berjualan di trotoar di wilayah Pasar Blambangan, Banyuwangi, saat Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, akan melintas di kawasan itu, Sabtu (10/10/2015).

"Maaf ya bu. Abis ini pak menteri lewat sini. Jualannya ditaruh pinggir dulu jangan di trotoar," kata seorang satpol PP sambil mengangkat sayuran milik para pedagang.

Beberapa pedagang yang berjualan di trotoar pun segera menurunkan dagangannya dan sebagian memasukkan ke dalam toko yang ada di dekatnya.

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meninjau tiga pasar tradisional yang ada di Kabupaten Banyuwangi yaitu Pasar Srono, Pasar Sobo, dan Pasar Induk Banyuwangi.

Dia menjelaskan jika saat ini kementerian yang dipimpinnya sedang mendorong pembanguan pasar tradisional di masing masing wilayah. "Pada program Nawacita Presiden Jokowi ada program pembangunan 1.000 pasar per tahun. Jadi kami mendorong agar setiap daerah paling tidak membangun satu atau dua pasar tradisional yang bisa digunakan menjadi sentra untuk memamerkan hasil khas daerah masing masing," kata dia.

Nantinya, pasar sentra diharapkan bisa menjadi pasar percontohan dengan memperhatikan pola dan sistem yang terbaik dengan memperhatikan sirkulasi udara, drainase, air bersih. "Dengan melihat beberapa pasar, saya yakin Banyuwangi bisa melakukkan hal tersebut tentu dengan menambah beberapa anggaran untuk pembangunan pasar tradisonal di sini," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Tags
Banyuwangi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved