Kaus Bambu Diminati Eropa
Kaus yang terbuat dari bahan serat bambu dibanderol hingga 5 euro atau sekitar Rp 450 ribu.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Kaus yang terbuat dari bahan serat bambu dibanderol hingga 5 euro atau sekitar Rp 450 ribu. Nilai fantastis untuk satu helai kaos ini disampaikan oleh Mastok Setyanto, ahli bambu yang hadir dalam Festival Bambu Nusantara 9 di Pringsewu.
Mastok mengatakan, bila kaus serat bambu ini banyak diminati di Eropa, Amerika Utara, dan Alaska. Karena kaus bambu ini bahannya sangat nyaman dikenakan, dan terasa dingin saat panas terik.
"Kaus dari serat bambu ini juga antibakteri, karena pembuatannya memakai penghancur bakteri. Jadi bambu tersebut direndam di cairan penghancur bakteri hingga tinggal tersisa serat. Sementara untuk menjadikannya kain melalui proses pemintalan terlebih dahulu," terangnya.
Mastok menuturkan, bila bambu yang dapat diambil seratnya merupakan bambu khusus. Namun dia enggan membeberkan jenis bambu apa yang bisa dipakai untuk kain. Tidak hanya untuk kain, menurut Mastok, bambu juga dapat digunakan sebagai bahan kertas.(dik)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kaus-bambu-pringsewu_20151130_234411.jpg)