Kota Aladdin, Megaproyek Senilai Rp 7 Triliun Segera Diwujudkan
Setelah berturut-turut menciptakan sensasi di sektor properti dan bangunan tinggi, kota ini tak lama lagi akan memulai pembangunan Aladdin City.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, DUBAI - Lagi, Dubai membuat segala hal tak mungkin menjadi nyata. Setelah berturut-turut menciptakan sensasi di sektor properti dan bangunan tinggi, kota ini tak lama lagi akan memulai pembangunan Aladdin City.
Ini merupakan megaproyek ikonik yang terinspirasi kisah-kisah Aladdin dan Sinbad. Rencananya, kota itu akan dibuka untuk publik dua tahun, setelah tiang pancang konstruksi dimulai pada kuartal keempat 2016.
Pemerintah Kota Dubai telah memilih tiga perusahaan guna mendukung proyek raksasa, dengan nilai konstruksi 500 juta dolar AS atau hampir Rp 7 triliun.
Ketiga perusahaan tersebut adalah Arif and Bintoak Colsulting Architects and Engineers, Incorporated Consultants, dan Meinhardt Group.
Aladdin City mencakup tiga menara utama yang terdiri dari ruang komersial, hotel, dan ruang ritel. Jarak antarmenara dirancang dengan interval 450 meter.
Total luas bangunan mencapai 110 ribu meterpersegi. dengan ketinggian menara pertama 34 lantai.
Sementara, dua menara lainnya masing-masing didesain sejangkung 26 lantai dan 25 lantai.
Masing-masing menara dihubungkan jembatan layang, yang sekaligus berfungsi sebagai jalan masuk dan tempat parkir, dengan kapasitas 900 unit kendaraan.
Menariknya, bentuk jembatan itu mengadopsi kehidupan laut yang eksotis, seperti naga dan ular.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kota-aladdin_20151208_153656.jpg)