Bayi Ini Lahir dari Sperma Tertua di Dunia yang Berusia 23 Tahun
Seorang bayi laki-laki lahir dari sperma tertua di dunia. Ayahnya membekukan sperma itu 23 tahun lalu.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, AUSTRALIA - Seorang bayi laki-laki lahir dari sperma tertua di dunia.
Ayahnya membekukan sperma itu 23 tahun lalu.
Dilansir Mirror, Xavier Powell saat ini sudah berusia enam bulan.
Karena keputusan ayahnya dua dekade lalu, Alex Powell, Xavier bisa tercatat dalam rekor dunia, Guinness World Records.
Alex Powell asal Australia didagnosis memiliki Hodgkin's lymphoma, atau kanker pada kelenjar getah bening saat usia 15 tahun.
Saat harus menjalani kemoterapi, Alex memutuskan untuk membekukan sperma, setelah ibu tirinya mencoba meyakinkan.
Sebab wanita itu khawatir efek kemoterapi pada putra tirinya.
Dua dekade kemudian Alex bertemu dengan istrinya Vi.
Mereka memutuskan untuk memiliki anak.
Pada 2013, pasangan itu memulai IVF dengan harapan mereka bisa memiliki bayi.
Alex mengaku sangat gugup sebelum prosedur itu dimulai.
Setelah satu tahun menjalani prosedur IVF, akhirnya Vi melahirkan Xavier pada 17 Juni 2015.
Sebelum Xavier, seorang bayi juga pernah dilahirkan di Inggris dengan sperma yang dibekukan selama 21 tahun.
Secara teknis, tidak ada batas maksimum berapa lama sperma dapat disimpan.
Biasanya digunakan antara 7 sampai 10 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bayi-xavier-powell_20151211_214558.jpg)