Penuhi Kebutuhan Sapi, Jokowi tak Lupa PR Saat Sebagai Gubernur DKI

Presiden Joko Widodo pada hari ini meninjau kedatangan 500 ekor sapi dari Nusa Tenggara Timur di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/12/

Editor: soni
kompas.com
Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah menteri saat meninjau kedatangan KM Camara Nusantara yang baru tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/12/2015). KM Camara Nusantara adalah kapal yang mengangkut 500 ekor sapi dari Nusa Tenggara Timurp. Kedatangan sapi dari NTT merupakan tindak lanjut kerja sama Pemprov DKI dengan Kementerian Pertanian dan lima provinsi lainnya guna memenuhi kebutuhan daging sapi di Ibu Kota. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo pada hari ini meninjau kedatangan 500 ekor sapi dari Nusa Tenggara Timur di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/12/2015).

Kedatangan ratusan sapi tersebut merupakan tindak lanjut dari program yang pernah digagasnya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI, Jokowi pernah mencanangkan program kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan sejumlah provinsi, salah satunya NTT.

Provinsi-provinsi yang diajak bekerja sama adalah provinsi yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat Jakarta, tak terkecuali daging sapi.

Dalam sebuah kesempatan, Jokowi juga pernah mengatakan Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impor sapi bila dapat memaksimalkan potensi yang ada di dalam negeri.

"Kalau kerja sama itu bisa diwujudkan, di sini (NTT) untung, di Jakarta untung. Artinya, kita (warga Jakarta) punya stok daging yang jelas, yang cukup," ucap Jokowi usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada sekitar awal 2014.

Lima ratus ekor sapi dari NTT yang tiba hari ini diangkut dengan menggunakan KM Camara Nusantara.

Saat melakukan peninjauan, Jokowi didampingi sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri, serta mantan wakil gubernurnya yang kini menggantikan posisinya sebagai Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Sejumlah menteri yang hadir adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Panglima TNI Jenderal (TNI) Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved