Ini Peran Orangtua Agar Remaja Jadi Baik

Hal itu karena remaja dalam posisi labil. Sehingga, dukungan orangtua, keluarga, teman-teman dan lingkungan sekolahnya, perlu lingkungan yang baik.

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Ridwan Hardiansyah
Retno Riani 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kepada Yth Psikolog. Perkembangan remaja banyak dibentuk dari lingkungannya, baik lingkungan sekolah maupun rumah. Jadi, bagaimana sebaiknya cara remaja untuk bergaul dengan baik? Dan, bagaimana sebaiknya peran orangtua dalam mengontrol anak-anaknya?

Terima kasih atas informasinya.

Pengirim: +6285269800xxx

Berikan Bimbingan Agama Sejak Dini

Benar yang Anda kemukakan bahwa pembentukan jati diri remaja banyak dipengaruhi lingkungan. Lingkungan yang sehat cenderung membentuk remaja menjadi berkarakter. Sementara, lingkungan yang tidak sehat justru membuat remaja rentan terpengaruh pergaulan seks bebas, narkoba, minum-minuman keras, tawuran, pornografi, dan lain-lain.

Hal itu karena remaja dalam posisi labil. Sehingga, dukungan orangtua, keluarga, teman-teman dan lingkungan sekolahnya, perlu lingkungan yang baik.

Hal-hal yang bisa dilakukan agar remaja memiliki pergaulan yang sehat adalah:

1. Memberikan bimbingan agama sejak dini. Sehingga, anak mengerti mana yang benar dan mana yang salah sesuai agama.

2. Saat anak mau keluar rumah, biasakanlah untuk meminta izin dan tanyakanlah ke mana urusannya sehingga orangtua tidak was-was.

3. Buatlah situasi rumah menyenangkan dan membahagiakan. Sehingga, setiap anggota keluarga saling merindukan dan saling memberi dukungan ketika berada dalam kesulitan.

4. Miliki aturan yang fleksibel namun bertanggung jawab. Sehingga, anak memahami bahwa aturan perlu dibuat untuk disepakati.

5. Bakat yang dimiliki remaja sebaiknya disalurkan ke dalam hal-hal yang sifatnya positif saat ada waktu luang. Sehingga, hal itu memiliki manfaat bagi remaja dan menambah prestasinya.

6. Orangtua idealnya bisa menjadi sahabat dan teman curhat yang dipercaya remaja. Sehingga, apapun persoalan remaja, orangtua menjadi tahu.

7. Apabila remaja ada kekeliruan, tegurlah dengan bijak tanpa mempermalukan. Sehingga, remaja mengerti bahwa kekeliruan itu bisa diperbaiki.

8. Jadilah model yang baik bagi remaja, ajari sopan santun, tidak membentak, tidak mengancam, serta jangan sombong. Sehingga, remaja memiliki sifat yang menyenangkan dalam pergaulan.

Retno Riani MPsi
Psikolog

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved