5 PR Masalah Ekonomi yang Tak Boleh Terulang di Tahun Depan

Persoalan pertama, adalah masalah penyerapan anggaran tahun 2015 yang terlambat.

5 PR Masalah Ekonomi yang Tak Boleh Terulang di Tahun Depan
ist
peta Indonesia

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ekonom Indef, Berly Martawardaya mengatakanm ada 5 masalah besar ekonomi yang terjadi di tahun 2015. Hal tersebut harus diperhatikan serius oleh pemerintah karena berpotensi untuk terulang di tahun 2016.

Persoalan pertama, adalah masalah penyerapan anggaran tahun 2015 yang terlambat. Hal ini, kata Berly disebabkan oleh susunan kabinet yang berganti-ganti.

"Sehingga program tak berjalan di waktunya semestinya," ujar Berly di Jakarta, Sabtu (19/12/2015).

Persoalan kedua, adalah suku bunga The Fed yang kerap menghantui ekonomi Indonesia. Walau pada akhirnya, menurut Berky masalah suku bunga The Fed ini ternyata tidak berdampak mengerikan yang diduga sebelumnya.

"Kita takut kalau naik. Tapi pada akhirnya sehari setelah suku bunga naik, saham dan obligasi Indonesia malah merespon positif. Malah kedua se-ASEAN," ujar Berly.

Persoalan ke tiga, kata Berly adalah soal kebakaran lahan. Di tahun 2015 dia melihat kebakaran mengakibatkan masalah ekonomi yang serius.

Mengutip laporan triwulan III yang dikeluarkan Bank Dunia untuk Indonesia, Berly mengatakan kerugian dari kebakaran hutan ini mencapai Rp 200 triliun atau 10 persen dari APBN.

"Seharusnya pertumbuhan ekonomi kita tahun ini bisa lebih tinggi jika kebakaran dan asap itu bisa diantisipasi lebih baik," ujar dia.

Solusi untuk kebakaran hutan, kata Berly harus segera ditemukan secepatnya. Karena, kebakaran berpotensi untuk terjadi setiap tahun.

"Jangan hanya karena sudah hujan kita merasa masalah selesai, harus ditemukan solusinya agar tidak terulang tahun depan," katanya.

Halaman
12
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved