Perayaan Natal 2015
Natal Bermakna Semangat untuk Kebaikan
Natal memiliki makna semangat untuk berbuat kebaikan, kebajikan, dan memiliki arti keperihatinan terhadap dunia
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Natal memiliki makna semangat untuk berbuat kebaikan, kebajikan, dan memiliki arti keperihatinan terhadap dunia yang semakin mengalami gangguan dan kerusakan menyeluruh.
Menurut Piet Mensana, Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Natal juga memberikan harapan baru. Harapannya, semua dapat menghayati peristiwa Natal yaitu kedatangan Yesus Kristus ke dunia 2000 tahun lalu untuk menyelamatkan umat manusia.
"Manusia yang hidup di akhir zaman harus ingat, waktunya sudah semakin dekat dan dunia sudah mau berakhir. Tanda akhir zaman sudah kelihatan dan semua agama juga melihatnya seperti itu, sehingga harus waspada menghadapi perjalanan hidup ini," paparnya, Rabu (23/12).
Tanda - tanda akhir zaman dapat terlihat, seperti kesulitan hidup, peperangan, bencana alam, hubungan keluarga yang semakin renggang, kasih makin menipis dan manusia makin ego dengan dirinya sendiri.
Sementara pengampunan saat ini sudah sangat mahal karena ada kesalahan sedikit marahnya besar. Dahulu mudah memaafkan, namun sekarang sudah tidak seperti itu.