Rektor Incar Dana APBN P Demi Kelanjutan Proyek Rumah Sakit Unila
Tersendatnya pembiayaan dari pemerintah pusat membuat pembangunan rumah sakit pendidikan Universitas Lampung (RSP Unila) kembali tertunda pada tahun
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tersendatnya pembiayaan dari pemerintah pusat membuat pembangunan rumah sakit pendidikan Universitas Lampung (RSP Unila) kembali tertunda pada tahun ini.
Menurut Rektor Unila Hasriadi Mat Akin,Jumat (8/1), sampai saat ini pihaknya terus mendesak pemerintah pusat agar merealisasikan permintaan Unila terkait dana tersebut.
Anggaran yang dibutuhkan unruk proyek tersebut setidaknya mencapai satu triliun rupiah. "Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi saya sebagai rektor baru dan harapannya segera mungkin pemerintah pusat mengucurkan dana tersebut," katanya
Ia menjelaskan dana pembangunan RSP itu diambil dari anggaran pendapatan belanja negara perubahan (APBN). Karena saat ini APBN telah ketok palunya maka Hasriadi akan mengupayakan anggaran tersebut didapat pada APBN Perubahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/hasriadi-mat-akin_20160108_195224.jpg)