YLKI Minta Masyarakat Laporkan Mi Instan Palsu
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung mendesak supaya perusahaan pemasok mi instan yang diduga palsu, mengecek kebenarannya.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Ridwan Hardiansyah
Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung mendesak supaya perusahaan pemasok mi instan yang diduga palsu, mengecek kebenarannya.
Ketua YLKI Lampung Subadra Yani berharap perusahaan melakukan respons cepat terkait hal itu. Sebab, hal itu berbahaya bagi konsumen, yang bisa mengalami keracunan.
Selain itu, YLKI juga berharap masyarakat melaporkan, jika ada temuan mi instan ataupun makanan lainnya kepada YLKI.
Penjual mi instan di Pasar Untung Suropati, Yanti (45) mengaku, sejauh ini, dirinya belum pernah menemukan mi instan palsu.
"Sejauh ini, saya tak pernah menemukan mi palsu itu. Jika memang ke depannya ada, saya tak akan menjual kepada konsumen, dan itu sangat berbahaya," katanya, Jumat (15/1/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mi-instan_20160115_233116.jpg)