Catat Tanggalnya, 20 Februari Ada Pawai Lampion di Singkawang

Panitia sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk di tiga kategori lomba, antara lain, hias lingkungan, hias rumah dan hias mobil.

Editor: Reny Fitriani
KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRA
Panitia Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menggelar pawai lampion pada Selasa (3/3/2015) malam. Sejumlah lampion dipasang pada mobil hias dan kendaraan yang dibentuk seperti kereta kencana. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Sumberanto Tjitra mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pawai lampion yang akan digelar pada 20 Februari 2016.

"Mari kita sukseskan pawai lampion, pada 20 Februari 2016," katanya di Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (24/1/2016).

Dalam kegiatan itu juga, menurut Tjitra, panitia sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk di tiga kategori lomba, antara lain, hias lingkungan, hias rumah dan hias mobil.

Dia mengingatkan, bagi warga yang tempat tinggalnya di pinggiran kota untuk segera memberitahukan ke panitia agar panitia bisa meninjau dan memberi penilaian.

"Jika ada rumah warga yang berada di pinggiran kota, silakan hubungi panitia untuk melakukan peninjauan dan penilaian," tutur Tjitra.

Dalam pergelaran itu juga, panitia mengharapkan kepada Wali Kota Singkawang, supaya bisa mengajak semua SKPD dan masyarakat untuk bersama-sama ikut dalam pawai lampion.

Menurut Tjitra, toleransi antar-umat beragama perlu diciptakan. Sehingga tidak menimbulkan permasalahan sekecil apa pun.

"Mari kita jadikan ajang ini untuk melestarikan budaya yang ada di Singkawang. Dengan demikian, tentunya akan banyak wisatawan berkunjung ke Singkawang," tuturnya.

Tjitra melanjutkan, perayaan Imlek dan Cap Go Meh merupakan ajang untuk mempersatukan seluruh etnis dan budaya yang ada di Singkawang.

Untuk itulah, dia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Singkawang sebagai kota yang hebat, sehingga semakin banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. "Mari kita perkenalkan Singkawang kepada dunia internasional," ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved