PKB Ingin Gerakan LGBT Dibendung dan Jangan Dipublikasi di Indonesia

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding mengimbau kepada masyarakat luas

Editor: soni
TRIBUNNEWS
Komunitas Lesbian Gay Bisexual Transgender dan Intersexual (LGBTI) Indonesia melakukan aksi di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (17/5/2015). Aksi tersebut dalam memperingati International Day Against Homophobia, Biphobia, dan Transphobia (IDAHOT) dengan tujuan menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk stop kekerasan kepada kelompok 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding mengimbau kepada masyarakat luas agar bijak menyikapi atau mempublikasikan gerakan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

"Tidak boleh dipublikasikan. Satu gerakan itu jangan dipublikasi di Indonesia," ujar Karding disela acara Mukernas PKB di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (6/2/2016).

Karding mengatakan pihaknya juga tengah berupaya menahan fenomena LGBT yang mulai masuk ke Indonesia.
Ada beberapa opsi menurut Karding yang bisa dijadikan instrumen menahan fenomena LGBT, salah satunya melalui regulasi.

"Kita cari jalan keluar agar itu bagaimana tidak berkembang. apalagi ada desakan untuk buat UU. Jadi kita cari formula yang tepat untuk mereka karena bagaimanapun mereka tetap manusia," kata Karding.

Namun, Karding berharap instrumen-instrumen yang nantinya dihasilkan untuk menahan gelombang LGBT di Indonesia jangan sampai mendiskriminasi orang-orang yang masuk kategori LGBT.
"Jadi kita cari formula yang tepat untuk mereka karena bagaimanapun mereka tetap manusia," kata Karding.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved