Pesawat Latih TNI Jatuh di Malang

Anak Mayor Ivy Safatillah Teriak Melihat Peti Jenazah Sang Ayah

"Ayah...," teriak Aqsa Irfan Maulana (7) memanggil.

Editor: Reny Fitriani
KOMPAS.com / Wijaya Kusuma
Peti jenazah Mayor Pnb Ivy Safatillah saat tiba di taman makam pahlawan Kusumanegara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, YOGYAKARTA - Jenazah Mayor (Pnb) Ivy Safatillah, pada Kamis (11/2/2016), dimakamkan dengan upacara militer di TMP Kusumanegara, Yogyakarta.

Upacara pemakaman dipimpin langsung Danlanud TNI AU Adisutjipto Yogyakarta, Marsekal Pertama TNI Imran Baidirus.

Sekitar pukul 10.00 Wib peti jenazah Mayor Ivy yang dibalut bendera Merah Putih tiba di lokasi pemakaman.

Prosesi pemakaman almarhum diwarnai isak tangis keluarga. Bahkan, putra kedua almarhum sempat berteriak sebelum jenazah almarhum diturunkan ke liang lahat.

"Ayah...," teriak Aqsa Irfan Maulana (7) memanggil.

Mendengar teriakan bocah itu, salah seorang kerabat lantas memeluk serta memegang Aqsa.

Usai tembakan salvo, jenazah lalu di turunkan ke liang lahat. Diana Fitri, istri almarhum, kedua putra laki-laki dan keluarga lantas berjalan mendekat.

Setelah diturunkan ke liang lahat, Faisol Rozy, ayah almarhum, kemudian mengumandangkan azan.

Usai kumandang azan, liang lahat mulai ditutup sambil diiringi air mata istri dan keluarga almarhum.

Mayor (Pnb) Ivy Safatillah meninggal dunia setelah pesawat Super Tucano TT-3108 milik TNI AU yang terbangkannya jatuh di Jalan Laksda Adi Sucipto, Kota Malang, Jawa Timur.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved