Di Italia, Trik Penalti Messi Dianggap Tabu

Dalam pertandingan di Stadion Camp Nou tersebut, Messi mengambil eksekusi dengan cara tak lazim.

Di Italia, Trik Penalti Messi Dianggap Tabu
AFP
Bintang Barcelona, Lionel Messi, melakukan trik tap penalty pada laga kontra Celta Vigo di Stadion Camp Nou, Sabtu (14/7/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BARCELONA - Carlo Ancelotti mendukung tap penalty yang dilakukan Lionel Messi saat Barcelona mengalahkan Celta Vigo, Minggu (14/2/2016). Namun, menurut dia, gaya penalti tersebut menjadi tabu di Italia.

Dalam pertandingan di Stadion Camp Nou tersebut, Messi mengambil eksekusi dengan cara tak lazim. Dia menyodorkan bola ke depan seperti halnya sebuah operan. Bola lantas diteruskan Luis Suarez hingga menggetarkan gawang Celta.

Keputusan Messi menuai pro dan kontra. Ancelotti merupakan salah satu orang yang medukung karena trik tersebut dianggap tak melanggar Laws of The Game FIFA.

"Apabila menghargai aturan, Anda bisa melakukan yang diinginkan," kata Ancelotti.

"Tak masalah jika Anda melakukannya di Spanyol. Namun, Anda mungkin akan mendapatkan masalah apabila melakukannya di Italia," tutur pria berusia 56 tahun itu.

Messi bukanlah pemain pertama yang memeragakan trik tersebut. Eksekusi penalti seperti itu dicetuskan oleh dua pemain Belgia, Rik Coppens dan Andre Piters, pada laga kontra Islandia, 5 Juni 1957.

Tap penalti juga tak selalu berujung gol. Thierry Henry dan Robert Pires sempat mengalami kegagalan, saat Arsenal melawan Manchester City, 22 Oktober 2005.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved