Dokter Spesialis RSUD Pringsewu Mogok

Ulinnoha Sebut Transparansi Jasa Medik Masalah Klasik

"Kalau secara komplein ke saya (transparansi jasa medis), belum ada. Tapi itu masalah klasik, dari dulu itu memang seperti itu,"

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Direktur RSUD Pringsewu dr Ulinnoha mengatakan, persoalan transparansi jasa medis yang diributkan oleh para dokter spesialis di rumah sakit pemerintah ini merupakan masalah klasik.

"Kalau secara komplein ke saya (transparansi jasa medis), belum ada. Tapi itu masalah klasik, dari dulu itu memang seperti itu," ujar Ulinnoha,Senin (29/2).

Dia menuturkan, semenjak dirinya menjabat pelaksana tugas direktur RSUD sudah berupaya mencoba untuk membuatnya lebih transparan. Dia mencontohkan, terkait kegiatan yang tertunda sudah dibayarkan.

Ia menambahkan, yang berkaitan dengan jasa medis tidak ada transparansi itu secara rinci menurut dia di bank memang tida bisa. Akan tetapi, Ulin mengatakan rincian tersebut dapat dikonfirmasi langsung ke bendahara.

Ulin mengungkapkan bahwa memang nota pembayaran itu tidak dikeluarkan seperti nota pembayaran di rumah makan. Karena memang sistim pembayaran remonerasi itu saat ini sudah ia ubah.

"Kalau dulu, konsepnya masih berbagi, terus saya buat menjadi berbasis kinerja. Walaupun berbasis kinerja, tetap ada juga prosentase kecil untuk pos-pos yang tidak menghasilkan. Contoh, administrasi kan tidak menghasilkan apa-apa," ujarnya.

Sehingga, Ulin mengatakan, pos yang tidak menghaailkan ini harus ditopang juga dari bagian yang mengobati pasien. Menurutnya, itu sudah ada aturannya dengan konsep Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sedangkan untuk pembagian sistm remonerasi, Ulin mengklaim sudah ada peraturan dan perbupnya juga ada.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved