Kalijodo Selesai, Ahok Bilang Akan Gusur Lagi Pemukiman Liar pada Bulan April

Ahok tidak peduli kalau melakukan penertiban akan menggerus suara pemilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Tayang:
Tribunnews
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menaiki mobil usai memenuhi panggilan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/2/2016). Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendatangi Bareskrim untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengadaan 49 paket uninterruptible power supply (UPS) dalam APBD-P DKI Jakarta 2014. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan kembali menertibkan kawasan, yang berdiri di atas zona hijau pada April 2016 mendatang.

Setelah kawasan hiburan malam dan perjudian di Kalijodo ditertibkan, pria yang akrab disapa Ahok tersebut merencanakan akan melakukan penggusuran pada bulan April.

Patokan melakukan penggusuran, ujar Ahok, tergantung dari selesainya pembangunan rumah susun.

"Patokannya bukan kata orang, tapi tergantung rumah susun kapan siap. Bulan April, apartemen ukuran 36 akan siap menampung berkisar 3.000 warga," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2016).

Pemerintah Provinsi DKI terus membangun rumah susun.

Bila rumah susun jadi, penertiban bangunan yang berdiri di atas zona hijau akan dilakukan.

"Kami mau gusur lagi April," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Ahok tidak peduli kalau melakukan penertiban akan menggerus suara pemilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Paling penting, ujar dia, rasio ruang terbuka hijau akan terus bertambah.

Data dari Pemerintah Provinsi DKI, rasio ruang terbuka hijau baru mencapai 9,98 persen dari target rasio 33 persen.

Rencananya, Pemerintah Provinsi DKI ingin mencapai target dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Sementara itu, Dinas Perumahan dan Gedung DKI menganggarkan pembangunan‎ untuk rumah susun sebesar Rp 3,2 triliun dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Total unit yang akan dibangun tahun ini berjumlah‎ 22 ribu unit, dan tersebar di 31 titik lokasi di wilayah Jakarta.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved